Wulandari, Kurnia Ayu (2020) ANALISIS FAKTOR RISIKO TERHADAP KUALITAS HIDUP PASOEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT KARYA HUSADA. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. JUDUL_200003_16416248201008_Kurnia Ayu Wulandari.pdf
Download (433kB)
2. ABSTRAK_200003_16416248201008_Kurnia Ayu Wulandari.pdf
Download (422kB)
3. DAFTAR ISI_200003_16416248201008_Kurnia Ayu Wulandari.pdf
Download (415kB)
4. BAB I_200003_16416248201008_Kurnia Ayu Wulandari.pdf
Download (443kB)
5. BAB II_200003_16416248201008_Kurnia Ayu Wulandari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (500kB)
6. BAB III_200003_16416248201008_Kurnia Ayu Wulandari.pdf
Download (454kB)
7. BAB IV_200003_16416248201008_Kurnia Ayu Wulandari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (468kB)
8. BAB V_200003_16416248201008_Kurnia Ayu Wulandari.pdf
Download (398kB)
9. DAFTAR PUSTAKA_200003_16416248201008_Kurnia Ayu Wulandari.pdf
Download (431kB)
10. LAMPIRAN_200003_16416248201008_Kurnia Ayu Wulandari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (788kB)
Abstract
Gagal ginjal kronik (GGK) adalah salah satu penyakit kronis yang menjadi perhatian di dunia termasuk di Indonesia. Pasien GGK yang berada pada tahap penyakit ginjal tahap akhir (PGTA) harus menjalani terapi pengganti ginjal. Hemodialisis merupakan terapi pengganti ginjal yang paling banyak dilakukan. Pasien GGK tidak hanya mengalami masalah fisik, melainkan juga psikologis. Penyakit GGK ini akan menyebabkan masalah medis, sosial, dan psikologis yang akan membatasi aktifitas dan menyebabkan penurunan quality of life (QOL). Jenis penelitian ini adalah cross sectional. Populasinya adalah pasien yang menjalani Hemodialisis (HD) di Rumah Sakit Karya Husada Cikampek. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik sampling consecutive sampling. Pengumpulan data berdasarkan hasil wawancara menggunakan kuesioner KDQOL versi 1.3 dengan melibatkan 42 pasien hemodialisa sebagai responden. Berdasarkan hasil penelitian pasien yang memiliki kualitas hidup baik, berusia dewasa 27 (77,14%) pasien, Pasien geriatri 5 (71,43%) pasien, Pasien laki-laki 18 (85,71%) pasien, pasien perempuan 14 (66,67%) pasien, Pasien dengan pendidikan rendah 18 (72%) pasien, pasien dengan pendidikan tinggi 14 (82,35%) pasien, Pasien yang bekerja 6 (85,71%) pasien, Pasien yang tidak bekerja 26 (74,29%) pasien, Pasien dengan penyakit penyerta Hipertensi 26 (83,87%) pasien, Pasien dengan penyakit penyerta DM 6 (54,55%) pasien, pasien dengan lama hemodialisis < 2 tahun 16 (88,89%), Pasien dengan lama hemodialisis ≥ 2 tahun 16 (66,67%) pasien. Berdasarkan analisis uji Chi Square dan Fisher Exact menunjukkan tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, penyakit penyerta, dan lama hemodialisis dengan kualitas hidup pasien GGK di Rumah Sakit Karya Husada Cikampek tahun 2020. Kata kunci : gagal ginjal kronik, hemodialisis, kualitas hidup, KDQOL
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Repository UBP Karawang |
| Date Deposited: | 19 Dec 2024 06:08 |
| Last Modified: | 19 Dec 2024 06:08 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/841 |
