Pengaruh Green Accounting, CSR, dan Inovasi Berkelanjutan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Energi Periode 2019-2023

Anisah, Anisah (2025) Pengaruh Green Accounting, CSR, dan Inovasi Berkelanjutan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Energi Periode 2019-2023. JIAI (Jurnal Ilmiah Akuntansi Indonesia), 10 (1). ISSN 2620-5432

[thumbnail of 1 JUDUL_250003_21416262201080_Anisah.pdf] Text
1 JUDUL_250003_21416262201080_Anisah.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. DAFTAR ISI_250003_21416262201080_Anisah.pdf] Text
2. DAFTAR ISI_250003_21416262201080_Anisah.pdf

Download (498kB)
[thumbnail of 3 ARTIKEL UTAMA_250003_21416262201080_Anisah.pdf] Text
3 ARTIKEL UTAMA_250003_21416262201080_Anisah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (715kB)
[thumbnail of 4 DAFTAR PUSTAKA_250003_21416262201080_Anisah.pdf] Text
4 DAFTAR PUSTAKA_250003_21416262201080_Anisah.pdf

Download (269kB)
[thumbnail of 5 LAMPIRAN_250003_21416262201080_Anisah.pdf] Text
5 LAMPIRAN_250003_21416262201080_Anisah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pengaruh Green Accounting, Corporate Social responsibility (CSR), dan inovasi berkelanjutan terhadap nilai perusahaan, pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan sampel yang terdiri dari 50 perusahaan manufaktur di sektor energi yang terdaftar Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Green Accounting (X1) terhadap nilai perusahaan memiliki T-statistik sebesar 0,5639 dengan tingkat signifikansi 0,05, sehingga hipotesis pertama (H1) ditolak. Di sisi lain Corporate Social Responsibility (CSR), (X2) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan T-statistik sebesar 2,089 dan P-value sebesar 0,037, yang berarti hipotesis kedua (H2) diterima. Adapun inovasi berkelanjutan (X3) yang menunjukkan dampak positif terhadap nilai perusahaan, namun dengan T-statistik sebesar 0,091 dan P-value 0,928, hubungan ini tidak signifikan positif, sehingga hipotesis ketiga (H3) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan inovasi berkelanjutan yang kurang efektif dapat meningkatkan biaya operasional tanpa memberikan keuntungan yang jelas bagi nilai perusahaan, terutama bagi perusahaan yang memiliki sumber daya keuangan terbatas.

Kata Kunci: Green accounting, CSR, inovasi berkelanjutan, nilai Perusahaan

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Management
Depositing User: Pustakawan UBP Karawang
Date Deposited: 28 Jan 2026 03:23
Last Modified: 28 Jan 2026 03:23
URI: http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5838

Actions (login required)

View Item
View Item