Quarter Life Crisis Pada Dewasa Awal di Karawang Peran Dukungan Sosial Terhadap Kesejahteraan Psikologis

Virgiawan, Ichsan (2025) Quarter Life Crisis Pada Dewasa Awal di Karawang Peran Dukungan Sosial Terhadap Kesejahteraan Psikologis. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 8 (3). ISSN 2685-8509

[thumbnail of 1 cover_250016_19416273201084_Ichsan Virgiawan.pdf] Text
1 cover_250016_19416273201084_Ichsan Virgiawan.pdf

Download (379kB)
[thumbnail of 2 daftar isi_250016_19416273201084_Ichsan Virgiawan.pdf] Text
2 daftar isi_250016_19416273201084_Ichsan Virgiawan.pdf

Download (59kB)
[thumbnail of 3 artikel_250016_19416273201084_Ichsan Virgiawan.pdf] Text
3 artikel_250016_19416273201084_Ichsan Virgiawan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (503kB)
[thumbnail of 4 lampiran_250016_19416273201084_Ichsan Virgiawan.pdf] Text
4 lampiran_250016_19416273201084_Ichsan Virgiawan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Quarter life crisis (QLC) merupakan fase transisi dari remaja ke dewasa awal yang menimbulkan tantangan identitas dan emosional, ditandai oleh perasaan cemas, kebingungan, ketidakpastian, dan ketidakstabilan menghadapi masa depan. Mengidentifikasi pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis pada dewasa awal yang mengalami QLC di Karawang, merupakan tujuan penelitian ini. Metode kuantitatif dipakai pada studi ini dengan desain asosiatif. Sebanyak 127 individu berusia 18–40 tahun menjadi sampel pada studi ini dengan melalui purposive sampling. Instrumen pengukuran yang dipergunakan meliputi Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk dukungan sosial dan Ryff’s Scale of Psychological Well-Being (RPWB) untuk kesejahteraan psikologis. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (uji Kolmogorov-Smirnov, p = 0.200) dan hubungan antara variabel bersifat linear (p = 0.896). Dengan nilai F dan p masing-masing 17.750 dan 0.001, uji hipotesis ini menunjukkan pengaruh dukungan sosial yang signifikan pada kesejahteraan psikologis. Koefisien determinasi (R²) dengan nilai 0.124 memperlihatkan bahwa kontribusi dukungan sosial sebesar 12.4% terhadap variabel kesejahteraan psikologis, selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain, khususnya kondisi sosial ekonomi seperti pengangguran, yang dapat memperkuat tekanan psikologis dalam fase QLC.

Kata Kunci: Quarter Life Crisis; Dewasa Awal; Dukungan Sosial; Kesejahteraan Psikologis.

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology
Depositing User: Pustakawan UBP Karawang
Date Deposited: 28 Jan 2026 02:39
Last Modified: 28 Jan 2026 02:39
URI: http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5783

Actions (login required)

View Item
View Item