Cahyo, Deni Dwi (2025) Identifikasi Dan Mitigasi Resiko Operasional Pada Industri Katering Di PT, Salih Berkah Rezeki. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 File Judul_250088_21416226201072_Deni Dwi Cahyo.pdf
Download (365kB)
2 File Abstrak_250088_21416226201072_Deni Dwi Cahyo.pdf
Download (213kB)
3 File Daftar Isi_250088_21416226201072_Deni Dwi Cahyo.pdf
Download (365kB)
4 BAB I_250088_21416226201072_Deni Dwi Cahyo.pdf
Download (344kB)
5 BAB II_250088_21416226201072_Deni Dwi Cahyo.pdf
Restricted to Registered users only
Download (492kB)
6 BAB III_250088_21416226201072_Deni Dwi Cahyo.pdf
Download (265kB)
7 BAB IV_250088_21416226201072_Deni Dwi Cahyo.pdf
Restricted to Registered users only
Download (856kB)
8 BAB V_250088_21416226201072_Deni Dwi Cahyo.pdf
Download (184kB)
9 File Daftar Pustaka_250088_21416226201072_Deni Dwi Cahyo.pdf
Download (184kB)
10 File Lampiran_250088_21416226201072_Deni Dwi Cahyo.pdf
Restricted to Registered users only
Download (623kB)
11 Artikel_250088_21416226201072_Deni Dwi Cahyo.pdf
Restricted to Registered users only
Download (430kB)
Abstract
Industri katering merupakan sektor dengan rantai pasok yang kompleks, fluktuasi permintaan, serta standar kualitas tinggi yang dapat memicu berbagai risiko operasional yang berdampak pada kelancaran produksi maupun distribusi. PT. Salih Berkah Rezeki sebagai penyedia jasa katering menghadapi permasalahan nyata berupa kekurangan bahan baku akibat lemahnya sistem persediaan dan tidak adanya jadwal perawatan kendaraan yang menimbulkan keterlambatan pengiriman. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi serta merancang strategi mitigasi risiko dengan menggunakan metode House of Risk (HOR). Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus pada bagian produksi dan delivery, menggunakan wawancara, observasi, serta kuesioner sebagai teknik pengumpulan data. HOR fase I digunakan untuk menentukan risk event dan risk agent kemudian menghitung prioritas dengan Aggregate Risk Potential (ARP), sedangkan HOR fase II dirancang untuk menyusun tindakan mitigasi berdasarkan rasio Effectiveness to Difficulty (ETD). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 risk event dan 11 risk agent yang memengaruhi operasional perusahaan. Analisis lebih lanjut menghasilkan empat belas tindakan pencegahan prioritas, antara lain pelatihan dan sosialisasi SOP, pemeriksaan penggunaan APD, briefing rutin, penambahan pemasok alternatif, penjadwalan perawatan armada, serta penggunaan pendingin untuk menjaga kualitas bahan baku. Kesimpulannya, penerapan HOR terbukti efektif dalam memetakan risiko dominan dan merumuskan mitigasi yang sistematis guna meningkatkan keandalan proses, mengurangi potensi kerugian, serta mendukung keberlanjutan usaha.
Kata Kunci: Manajemen Risiko, House of Risk (HOR), Mitigasi Risiko
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 03:20 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 03:20 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5740 |
