Yadi, Roni (2025) Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Pada Mesin Spot Welding Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Diploma thesis, UBP Karawang.
1 File Judul_250086_19416226201060_Roni Yadi.pdf
Download (366kB)
2 File Abstrak_250086_19416226201060_Roni Yadi.pdf
Download (41kB)
3 Daftar Isi_250086_19416226201060_Roni Yadi.pdf
Download (193kB)
4 BAB_I_250086_19416226201060_Roni Yadi.pdf
Download (135kB)
5 BAB_II_250086_19416226201060_Roni Yadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (542kB)
6 BAB_III_250086_19416226201060_Roni Yadi.pdf
Download (69kB)
7 BAB_IV_250086_19416226201060_Roni Yadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (662kB)
8 BAB_V_250086_19416226201060_Roni Yadi.pdf
Download (69kB)
9 Daftar Pustaka_250086_19416226201060_Roni Yadi.pdf
Download (145kB)
10 Lampiran_250086_19416226201060_Roni Yadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11 Artikel_250086_19416226201060_Roni Yadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (388kB)
Abstract
Perusahaan yang berada di kawasan industri Suryacipta Karawang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur komponen kebutuhan part elektronik kecil hingga besar, salah satu dari produknya yaitu part base stand untuk perakitan printer. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan waktu downtime pada mesin spot welding. Metode yang digunakan adalah OEE dan six big losses. Metode ini diangkat karena menunjang program continuous improvement yang ada di Perusahaan dan TPM, Objek yang diteliti yaitu mesin spot welding dalam proses produksi part base stand. Tahapan pertama meningkatkan efisiensi produksi pada mesin spot welding adalah dengan melakukan pengukuran efektivitas mesin spot welding dengan menggunakan metode OEE, kemudian dilanjutkan pengukuran six big losses dicari faktor yang membuat downtime pada mesin spot welding. Hasil dari perhitungan diperoleh nilai OEE rata-rata 95%. Berdasarkan perhitunagn six big losess, equipment failure losses sebesar 8%, set up and adjust losses sebesar 1%, idling and minnor stop page sebesar 8%, reduce speed losses sebesar 1,83%, defect losses 1,83% dan scrap losses sebesar 0%. Hasil analisis diagram fishbone yaitu tingginya nilai downtime. Perhitungan dapat dirumuskan rekomendasi perbaikan dangan cara memperhatikan dan meningkatkan perawatan pada mesin dan melakukan preventive maintenance. Untuk beroperasi secara efektif dan efisien, perusahaan perlu memastikan bahwa tidak ada gangguan produksi yang disebabkan oleh kerusakan, penghentian dan kegagalan mesin. Overall Equipment Effectiveness (OEE) merupakan metode pengukuran efektivitas keseluruhan suatu mesin produksi yang melibatkan pengukuran tingkat efektivitas waktu, tingkat kinerja mesin, serta tingkat kualitas produk yang dihasilkan.
Kata Kunci : Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses, Preventive Maintenance
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 03:19 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 03:19 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5738 |
