Djati, Andika Putra Pratama (2025) Penerapan Metode Material Requirement Planing (MRP) dan Kanban System Dalam Manajemen Proses Produksi (Studi Kasus; PT Kyoraku Blowmolding Indonesia). Diploma thesis, UBP Karawang.
1 FILE JUDUL_250075_21416226201216_Andika Putra Pratama Djati.pdf
Download (616kB)
2 FILE ABSTRAK_250075_21416226201216_Andika Putra Pratama Djati.pdf
Download (70kB)
3 FILE DAFTAR ISI_250075_21416226201216_Andika Putra Pratama Djati.pdf
Download (166kB)
4 BAB I_250075_21416226201216_Andika Putra Pratama Djati.pdf
Download (141kB)
5 BAB II_250075_21416226201216_Andika Putra Pratama Djati.pdf
Restricted to Registered users only
Download (213kB)
6 BAB III_250075_21416226201216_Andika Putra Pratama Djati.pdf
Download (390kB)
7 BAB IV_250075_21416226201216_Andika Putra Pratama Djati.pdf
Restricted to Registered users only
Download (853kB)
8 BAB V_250075_21416226201216_Andika Putra Pratama Djati.pdf
Download (93kB)
9 DAFTAR PUSTAKA_250075_21416226201216_Andika Putra Pratama Djati.pdf
Download (107kB)
10 LAMPIRAN_250075_21416226201216_Andika Putra Pratama Djati.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
11 ARTIKEL_250075_21416226201216_Andika Putra Pratama Djati.pdf
Restricted to Registered users only
Download (603kB)
Abstract
PT Kyoraku Blowmolding Indonesia adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi komponen berbahan dasar plastik. Analisis data dari departemen Production Planning & Inventory Control (PPIC) selama periode Januari hingga Maret 2025 menunjukkan bahwa perusahaan mengalami tingkat overproduction yang cukup tinggi, yaitu 12,8 % di Januari, 21,11 % di Februari, dan 15,9 % di Maret, dibandingkan dengan kuantitas pesanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem produksi dan meningkatkan akurasi manajemen material dengan mengintegrasikan metode Material Requirement Planning (MRP) dan sistem kanban. Metode MRP digunakan untuk merencanakan kebutuhan bahan baku secara tepat berdasarkan permintaan aktual dan struktur Bill of Material (BOM). Pendekatan yang digunakan adalah Lot for Lot (LFL) dengan lead time satu bulan, sehingga dapat mengurangi kelebihan persediaan dan kesalahan dalam penjadwalan. Selain itu, sistem kanban diterapkan sebagai alat kontrol visual di bagian finishing untuk mengatur aliran material dan mendukung prinsip Just In Time (JIT). Sebelum penerapan, perusahaan menggunakan sistem push yang menyebabkan overproduction antara 12% hingga 21% setiap bulan. Setelah menerapkan MRP dan Kanban, sistem beralih menjadi pull system (make to order), yang menghilangkan overproduction dan memastikan perencanaan material yang akurat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas sistem produksi secara keseluruhan.
Kata Kunci: Efisiensi, Kanban, Material Requirement Planning, Overproduction, Persediaan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 08:58 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 08:58 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5727 |
