Nazara, Achmad Yusuf (2025) Analisis Sustainability Produksi Tahu Pada UMKM Tahu Balap Menggunakan Metode LCA,LCC dan WAM. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 File Judul_250033_21416226201125_Achmad Yusuf Nazara.pdf
Download (275kB)
2 File Abstrak_250033_21416226201125_Achmad Yusuf Nazara.pdf
Download (43kB)
3 File Daftar Isi_250033_21416226201125_Achmad Yusuf Nazara.pdf
Download (315kB)
4 BAB_I_250033_21416226201125_Achmad Yusuf Nazara.pdf
Download (603kB)
5 BAB_II_250033_21416226201125_Achmad Yusuf Nazara.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
6 BAB_III_250033_21416226201125_Achmad Yusuf Nazara.pdf
Download (468kB)
7 BAB_IV_250033_21416226201125_Achmad Yusuf Nazara.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
8 BAB_V_250033_21416226201125_Achmad Yusuf Nazara.pdf
Download (154kB)
9 DAFTAR PUSTAKA_250033_21416226201125_Achmad Yusuf Nazara.pdf
Download (352kB)
10 LAMPIRAN_250033_21416226201125_Achmad Yusuf Nazara.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11 ARTIKEL_250033_21416226201125_Achmad Yusuf Nazara.pdf
Restricted to Registered users only
Download (576kB)
Abstract
UMKM Tahu Balap merupakan produsen tahu kuning, tahu putih, dan tempe yang beroperasi setiap hari, sehingga menghasilkan limbah padat dan cair yang berpotensi mencemari lingkungan. Permasalahan yang dihadapi mencakup fluktuasi penjualan, lingkungan kerja yang kurang tertata, dan adanya waste di gudang bahan baku. Penelitian ini menggunakan pendekatan Green Manufacturing untuk mendukung Sustainable Manufacturing melalui analisis aspek lingkungan dengan metode Life Cycle Assessment (LCA), aspek ekonomi dengan Life Cycle Costing (LCC), serta identifikasi waste menggunakan Waste Assessment Model (WAM). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa proses produksi tahu khususnya pada tahapan penggumpalan dan penggilingan merupakan tahapan yang memberikan kontribusi dampak lingkungan paling besar dalam keseluruhan sistem produksi UMKM Tahu Balap. Untuk hasil pengukuran keberlanjutan, aspek lingkungan menunjukkan nilai Level of Environmental Sustainability (LESo) sebesar 70,31%, yang menandakan bahwa sistem produksi tahu tergolong cukup memperhatikan prinsip keberlanjutan lingkungan. Sedangkan untuk aspek ekonomi, diperoleh nilai 51,44%, yang mencerminkan bahwa keberlanjutan ekonomi berada pada kategori cukup, namun masih memerlukan beberapa perbaikan dalam pengelolaan biaya dan efisiensi operasional. Sementara itu, dari identifikasi pemborosan (waste) menggunakan metode Waste Assessment Model (WAM) menunjukkan bahwa tiga pemborosan utama yang paling berkontribusi terhadap inefisiensi produksi adalah waste process, transportation, dan waiting. Hasil ini diperkuat oleh analisis Waste Relationship Matrix (WRM) dan Waste Assessment Questionnaire (WAQ) yang menunjukkan bahwa waste process merupakan jenis pemborosan dengan nilai dominan yang perlu menjadi prioritas perbaikan.
Kata Kunci: UMKM Tahu Balap, Sustainable Manufacturing, Life Cycle Assesment, Life Cyle Cost, Waste Assesment Model.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:45 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 06:45 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5692 |
