Nurwijayanti, Aspriyanti (2025) Pengukuran Kinerja Spply Chain Management (SCM) Menggunakan Metode Spply Chain Operation Reference (SCOR) Dan Analytical Network Prosess(ANP) di PT. Hekig Technology. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 JUDUL_250027_20416226201104_Aspriyanti Nurwijayanti.pdf
Download (464kB)
2 ABSTRAK_250027_20416226201104_Aspriyanti Nurwijayanti.pdf
Download (244kB)
3 DAFTAR ISI_250027_20416226201104_Aspriyanti Nurwijayanti.pdf
Download (410kB)
4 BAB I_250027_20416226201104_Aspriyanti Nurwijayanti.pdf
Download (459kB)
5 BAB II_250027_20416226201104_Aspriyanti Nurwijayanti.pdf
Restricted to Registered users only
Download (553kB)
6 BAB III_250027_20416226201104_Aspriyanti Nurwijayanti.pdf
Download (658kB)
7 BAB IV_250027_20416226201104_Aspriyanti Nurwijayanti.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
8 BAB V_250027_20416226201104_Aspriyanti Nurwijayanti.pdf
Download (183kB)
9 DAFTAR PUSTAKA_250027_20416226201104_Aspriyanti Nurwijayanti.pdf
Download (134kB)
10 LAMPIRAN_250027_20416226201104_Aspriyanti Nurwijayanti.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Supply Chain Management (SCM) merupakan elemen krusial dalam menjaga kelancaran operasional perusahaan, terutama di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja SCM di PT Hexing Technology dengan menggunakan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) dan Analytical Network Process (ANP), serta memberikan rekomendasi peningkatan. Evaluasi dilakukan terhadap 17 indikator kinerja, mencakup lima proses utama SCM: PLAN, SOURCE, MAKE, DELIVER, dan RETURN. Hasil pembobotan menunjukkan bahwa proses PLAN memiliki bobot tertinggi sebesar 0,442, menekankan pentingnya perencanaan dalam rantai pasok. Dari hasil perhitungan ANP, indikator Forecast Accuracy dan Proses Plan memperoleh bobot terbesar, yaitu 0,098 dan 0,237, menandakan bahwa akurasi dalam peramalan permintaan menjadi faktor kunci keberhasilan dalam proses perencanaan Supply Chain, dan perencanaan memiliki peran yang sangat krusial dalam menjamin kelancaran dan efisiensi keseluruhan rantai pasok. Tiga indikator—Timely Delivery Performance by Supplier, Number of Trouble Machines, dan Percentage of Solid Waste Recycling—memerlukan perhatian karena nilainya di bawah 90. Secara keseluruhan, kinerja SCM perusahaan tergolong baik dengan nilai 95,66. Namun, peningkatan sistem monitoring, preventive maintenance, dan efisiensi daur ulang limbah padat direkomendasikan untuk optimalisasi lebih lanjut.
Kata Kunci: ANP, SCOR, Supply Chain Management (SCM)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:42 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 06:42 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5685 |
