Maria, Agnes Dewi (2025) Evaluasi Ketepatan Pemberian Obat Antihipertensi Pada Pasien Preeklamsia Rumah Sakit Islam Al Muchtar di Kota Karawang. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. FILE JUDUL_250003_21416248201050_Agnes Dewi Maria.pdf
Download (239kB)
2. FILE ABSTRAK_250003_21416248201050_Agnes Dewi Maria.pdf
Download (236kB)
3. FILE DAFTAR ISI_250003_21416248201050_Agnes Dewi Maria.pdf
Download (242kB)
4. BAB I_250003_21416248201050_Agnes Dewi Maria.pdf
Download (151kB)
5. BAB II_250003_21416248201050_Agnes Dewi Maria.pdf
Restricted to Registered users only
Download (166kB)
6. BAB III_250003_21416248201050_Agnes Dewi Maria.pdf
Download (331kB)
7. BAB IV_250003_21416248201050_Agnes Dewi Maria.pdf
Restricted to Registered users only
Download (815kB)
8. BAB V_250003_21416248201050_Agnes Dewi Maria.pdf
Download (32kB)
9. DAFTAR PUSTAKA_250003_21416248201050_Agnes Dewi Maria.pdf
Download (157kB)
10. JURNAL SKRIPSI_250003_21416248201050_Agnes Dewi Maria.pdf
Restricted to Registered users only
Download (889kB)
11. LAMPIRAN_250003_21416248201050_Agnes Dewi Maria.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Preeklamsia adalah kondisi yang ditandai oleh peningkatan tekanan darah (sistolik
≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg) disertai proteinuria setelah kehamilan usia 20 minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis obat antihipertensi yang digunakan pada pasien preeklamsia di Rumah Sakit Islam Al Muchtar Kota Karawang serta mengevaluasi ketepatannya berdasarkan Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Penatalaksanaan Preeklamsia tahun 2016. Penelitian menggunakan desain deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan retrospektif melalui peninjauan rekam medis pasien rawat inap periode 1 Januari–
31 Desember 2024. Hasil menunjukkan ketepatan pasien, indikasi, dan obat masing-masing tercapai pada 92,5%, meskipun terdapat 7,5% pasien yang menerima obat tidak sesuai, seperti Amlodipine dan Captopril yang berisiko bagi ibu dan janin. Ketepatan dosis dan interval pemberian masing-masing mencapai 98,75%, namun 1,25% pasien menerima dosis atau interval yang tidak tepat, terutama pada penggunaan Metildopa. Secara keseluruhan, sebagian besar pengobatan sudah sesuai pedoman, namun masih terdapat ketidaktepatan yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan keselamatan dan efektivitas terapi.
Kata kunci: Preeklamsia, Antihipertensi, Evaluasi Ketepatan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 07:24 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 07:24 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5450 |
