Kurniasih, Sri (2025) Efektivitas Kegiatan Meronce Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Berkebutuhan Khusus di Rumah Autis Karawang. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 File Judul_250007_21416273201107_Sri Kurniasih.pdf
Download (1MB)
2 File Abstrak_250007_21416273201107_Sri Kurniasih.pdf
Download (217kB)
3 File Daftar Isi_250007_21416273201107_Sri Kurniasih.pdf
Download (336kB)
4 Bab I_250007_21416273201107_Sri Kurniasih.pdf
Download (343kB)
5 Bab II_250007_21416273201107_Sri Kurniasih.pdf
Restricted to Registered users only
Download (260kB)
6 Bab III_250007_21416273201107_Sri Kurniasih.pdf
Download (728kB)
7 Bab IV_250007_21416273201107_Sri Kurniasih.pdf
Restricted to Registered users only
Download (470kB)
8 Bab V_250007_21416273201107_Sri Kurniasih.pdf
Download (214kB)
9 Daftar Pustaka_250007_21416273201107_Sri Kurniasih.pdf
Download (337kB)
10 Lampiran_250007_21416273201107_Sri Kurniasih.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
11 Artikel_250007_21416273201107_Sri Kurniasih.pdf
Restricted to Registered users only
Download (808kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan meronce terhadap perkembangan motorik halus anak berkebutuhan khusus (ASD dan ADHD) di Rumah Autis Karawang. Kegiatan meronce sendiri melibatkan penyusunan bahan seperti manik-manik dan biji-bijian yang disusun berdasarkan warna, bentuk, dan ukuran, sehingga dapat melatih keterampilan motorik halus anak. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain one group pretest-posttest. Adapun sampel dalam penelitian ini terdiri dari 5 anak, yang dipilih menggunakan teknik total sampling, di mana seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Selanjutnya, instrumen pengukuran yang digunakan adalah PDMS-2 (Peabody Development Motoric Scale-2), khususnya pada dimensi grasping dan visual motor integration, yang relevan dalam menilai perkembangan motorik halus. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan software JASP versi 0.18.1.0. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa kegiatan meronce efektif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak, dengan nilai p = 0,001 (< 0,05). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan meronce terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak berkebutuhan khusus, khususnya anak dengan klasifikasi ASD dan ADHD.
Kata Kunci: meronce, motorik halus, anak berkebutuhan khusus
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 03:29 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 03:29 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5429 |
