Winingsih, Winingsih (2025) Analisis Potensi Kegagalan Pada Produk Dudukan Print Head Menggunakan Metode FMEA Dan RCA di PT PPI. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. File Judul_250110_21416226201170_Winingsih.pdf
Download (280kB)
2. File Abstrak_250110_21416226201170_Winingsih.pdf
Download (224kB)
3. Daftar Isi_250110_21416226201170_Winingsih.pdf
Download (259kB)
4. BAB I_250110_21416226201170_Winingsih.pdf
Download (223kB)
5. BAB II_250110_21416226201170_Winingsih.pdf
Restricted to Registered users only
Download (521kB)
6. BAB III_250110_21416226201170_Winingsih.pdf
Download (361kB)
7. BAB IV_250110_21416226201170_Winingsih.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
8. BAB V_250110_21416226201170_Winingsih.pdf
Download (165kB)
9. Daftar Pustaka_250110_21416226201170_Winingsih.pdf
Download (194kB)
10. Lampiran_250110_21416226201170_Winingsih.pdf
Restricted to Registered users only
Download (148kB)
11. Artikel_250110_21416226201170_Winingsih.pdf
Restricted to Registered users only
Download (504kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kegagalan yang terjadi pada produk dudukan print head di PT PPI, dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Root Cause Analysis (RCA). Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah tingginya jumlah defect pada proses produksi, yang berdampak terhadap kualitas produk dan efektivitas operasional. Penelitian dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi data produksi, wawancara dengan pihak terkait, serta pengolahan data defect menggunakan FMEA untuk menentukan nilai Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect dengan RPN tertinggi adalah “dimensi tidak sesuai (out of tolerance)” dengan nilai RPN sebesar 378, yang disebabkan oleh ketidakstabilan suhu pada proses injection molding. Analisis RCA melalui 5 why mengungkap bahwa faktor dominan penyebab defect berasal dari aspek machine (mesin) dan method (metode) yang kurang optimal. Untuk mengurangi tingkat defect, penelitian ini mengusulkan perbaikan berupa perawatan mesin secara berkala, pengendalian suhu molding, peningkatan kompetensi operator melalui pelatihan, serta penerapan standar prosedur kerja yang lebih ketat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan perhitungan numerik sederhana, sehingga tidak melibatkan uji statistik. Hasil RCA & FMEA menunjukkan bahwa melalui standarisasi parameter mesin, perawatan mold/mesin, kontrol material, dan peningkatan skill operator, tingkat risiko defect dapat diturunkan secara signifikan.
Kata Kunci: FMEA, RCA, defect, print head holder, kualitas produksi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 02:13 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 02:13 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5336 |
