Awaludin, Hamid (2025) Analisis Penerapan Metode SIX Sigma Dan Kaizen Terhadap Pengendalian Kualitas Produksi Painting Bumper Pada PT ,TSC. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. File Judul_250108_18416226201298_Hamid Awaludin.pdf
Download (247kB)
2. File Abstrak_250108_18416226201298_Hamid Awaludin.pdf
Download (148kB)
3. Daftar Isi_250108_18416226201298_Hamid Awaludin.pdf
Download (177kB)
4. BAB I_250108_18416226201298_Hamid Awaludin.pdf
Download (334kB)
5. BAB II_250108_18416226201298_Hamid Awaludin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (383kB)
6. BAB III_250108_18416226201298_Hamid Awaludin.pdf
Download (191kB)
7. BAB IV_250108_18416226201298_Hamid Awaludin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (622kB)
8. BAB V_250108_18416226201298_Hamid Awaludin.pdf
Download (46kB)
9. Daftar Pustaka_250108_18416226201298_Hamid Awaludin.pdf
Download (233kB)
10. Lampiran_250108_18416226201298_Hamid Awaludin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (507kB)
11. Artikel_250108_18416226201298_Hamid Awaludin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (912kB)
Abstract
Permasalahan utama penelitian ini adalah tingginya tingkat cacat pengecatan bumper di PT. TSC, khususnya jenis cacat bintik (dust nibs) yang konsisten di atas 12% dari total produksi, jauh melebihi target perusahaan. Kondisi ini berdampak pada biaya rework, scrap, keterlambatan distribusi, serta menurunkan kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian adalah menganalisis secara kuantitatif penerapan metode Six Sigma dengan tahapan DMAIC dan prinsip Kaizen terhadap penurunan Defect per Million Opportunities (DPMO) pada proses pengecatan bumper. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer (observasi, wawancara, pengukuran parameter) dan data sekunder (laporan kualitas, literatur) pada periode Oktober–Desember 2024. Analisis dilakukan melalui pemetaan proses (SIPOC), penetapan Critical to Quality (CTQ), perhitungan DPMO, nilai sigma, peta kendali, serta identifikasi akar masalah dengan diagram Pareto dan Fishbone, dilanjutkan usulan perbaikan berbasis Kaizen. Hasil menunjukkan rata-rata DPMO 21.775,94 dengan nilai sigma 3,53, di mana cacat bintik menyumbang 51,85% dari total defect. Usulan perbaikan meliputi peningkatan kebersihan area painting, pengendalian parameter teknis, dan standarisasi prosedur kerja. Kesimpulannya, integrasi Six Sigma dan Kaizen berpotensi signifikan dalam menurunkan tingkat cacat dan mendukung target zero defect di PT. TSC.
Kata kunci: Six Sigma, Kaizen, DMAIC, DPMO, defect bintik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 02:12 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 02:12 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5333 |
