Saputra, Marcello Hadiyanto (2025) Penerapan Metode Root Cause Analysis (RCA) Dan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Dalam Mengidentifikasi Faktor Penyebab Kecelakaan Kerja di PT.Pilar Cakrawala. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. File Judul_250102_20416226201057_Marcello Hadiyanto Saputra.pdf
Download (598kB)
2. File Abstrak_250102_20416226201057_Marcello Hadiyanto Saputra.pdf
Download (50kB)
3. Daftar Isi_250102_20416226201057_Marcello Hadiyanto Saputra.pdf
Download (137kB)
4. BAB I_250102_20416226201057_Marcello Hadiyanto Saputra.pdf
Download (150kB)
5. BAB II_250102_20416226201057_Marcello Hadiyanto Saputra.pdf
Restricted to Registered users only
Download (401kB)
6. BAB III_250102_20416226201057_Marcello Hadiyanto Saputra.pdf
Download (192kB)
7. BAB IV_250102_20416226201057_Marcello Hadiyanto Saputra.pdf
Restricted to Registered users only
Download (327kB)
8. BAB V_250102_20416226201057_Marcello Hadiyanto Saputra.pdf
Download (83kB)
9. Daftar Pustaka_250102_20416226201057_Marcello Hadiyanto Saputra.pdf
Download (129kB)
10. Lampiran_250102_20416226201057_Marcello Hadiyanto Saputra.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11. Artikel_250102_20416226201057_Marcello Hadiyanto Saputra.pdf
Restricted to Registered users only
Download (320kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan kerja di PT. Pilar Cakrawala, perusahaan elektroplating yang memiliki risiko tinggi. Metode yang digunakan adalah Root Cause Analysis (RCA) dengan fishbone diagram dan 5 Why untuk menemukan akar penyebab, serta Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas risiko berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di area produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan kerja dipengaruhi oleh faktor manusia, peralatan, lingkungan, dan manajemen. Akar penyebab meliputi kurangnya pelatihan K3, kelalaian pekerja, penggunaan APD yang tidak sesuai, wadah bahan kimia yang tidak standar, tata letak produksi yang tidak memadai, serta lemahnya inspeksi dan pemeliharaan peralatan. Analisis FMEA menunjukkan risiko tertinggi berasal dari paparan bahan kimia, luka akibat benda tajam, cedera tertimpa produk besar, dan sengatan listrik. Rekomendasi perbaikan mencakup peningkatan pelatihan dan disiplin K3, pengadaan APD sesuai standar, perbaikan tata letak produksi, penerapan budaya 5R, inspeksi rutin, serta program pemeliharaan peralatan. Integrasi metode RCA dan FMEA terbukti mampu memberikan gambaran menyeluruh terkait penyebab dan tingkat risiko kecelakaan, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan sistem manajemen keselamatan kerja yang lebih efektif di industri elektroplating.
Kata Kunci: elektroplating, kecelakaan kerja, root cause analysis and failure mode and effect analysis
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 02:10 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 02:10 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5327 |
