Septian, Rendi (2025) Pengaruh Job Autonomy Terhadap Work-Life Balance Pada Karyawan Generasi Z Di Kabupaten Karawang. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. File Judul_250025_21416273201223_Rendi Septian.pdf
Download (306kB)
2. File Abstrak_250025_21416273201223_Rendi Septian.pdf
Download (240kB)
3. Daftar Isi_250025_21416273201223_Rendi Septian.pdf
Download (281kB)
4. BAB I_250025_21416273201223_Rendi Septian.pdf
Download (258kB)
5. BAB II_250025_21416273201223_Rendi Septian.pdf
Restricted to Registered users only
Download (415kB)
6. BAB III_250025_21416273201223_Rendi Septian.pdf
Download (407kB)
7. BAB IV_250025_21416273201223_Rendi Septian.pdf
Restricted to Registered users only
Download (418kB)
8. BAB V_250025_21416273201223_Rendi Septian.pdf
Download (177kB)
9. Daftar Pustaka_250025_21416273201223_Rendi Septian.pdf
Download (218kB)
10. Lampiran_250025_21416273201223_Rendi Septian.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Work-life balance merupakan fenomena penting di kalangan Generasi Z, yang mengutamakan keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi sebagai bagian dari kebutuhan hidup yang seimbang dan sehat. Generasi Z dikenal sebagai kelompok pekerja yang menempatkan fleksibilitas dan kesejahteraan mental sebagai prioritas utama dalam memilih dan menjalani pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh job autonomy terhadap work-life balance pada karyawan Generasi Z di Kabupaten Karawang. Metode penelitian menggunakan survei dengan teknik purposive sampling terhadap 205 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,032 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan job autonomy terhadap work-life balance pada karyawan Generasi Z di Kabupaten Karawang. Dan berdasarkan kategorisasi, 82,4% responden berada pada kategori work-life balance tinggi, sedangkan 55,6% responden berada pada kategori job autonomy sedang. Penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan otonomi kerja dapat membantu karyawan mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Namun, penerapan job autonomy harus tetap memperhatikan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur dan aspek keselamatan kerja agar lingkungan kerja tetap aman dan produktif.
Kata kunci: Work-life balance, Job autonomy, Generasi Z, Karyawan, Karawang
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 02:01 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 02:01 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5307 |
