Irma, Refriyanti (2024) Formulasi Snack Bar Berbasis Tepung Bekatul dan Temulawak Untuk Pangan Fungsional Stunting. Diploma thesis, UBP Karawang.
File Judul_240036_20416248201054_Refriyanti Irma.pdf
Download (601kB)
File Abstrak_240036_20416248201054_Refriyanti Irma.pdf
Download (37kB)
Daftar Isi_240036_20416248201054_Refriyanti Irma.pdf
Download (165kB)
BAB I_240036_20416248201054_Refriyanti Irma.pdf
Download (41kB)
BAB II_240036_20416248201054_Refriyanti Irma.pdf
Restricted to Registered users only
Download (280kB)
BAB III_240036_20416248201054_Refriyanti Irma.pdf
Download (222kB)
BAB IV_240036_20416248201054_Refriyanti Irma.pdf
Restricted to Registered users only
Download (528kB)
BAB V_240036_20416248201054_Refriyanti Irma.pdf
Download (34kB)
DAFTAR PUSTAKA_240036_20416248201054_Refriyanti Irma.pdf
Download (283kB)
LAMPIRAN_240036_20416248201054_Refriyanti Irma.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
ARTIKEL_240036_20416248201054_Refriyanti Irma.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Stunting adalah jenis malnutrisi yang disebabkan oleh akumulasi nutrisi yang tidak mencukupi sejak dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun. Kondisi ini menunjukkan kekurangan gizi berdasarkan usia, tinggi badan, dan jenis kelamin balita. Dengan angka prevalensi 4,09%. Penyebab utama Stunting adalah gizi buruk selama 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak pembuahan hingga anak berusia dua tahun. Bahan utama produk Snack Bar ini adalah bekatul dan temulawak karena keduanya mengandung protein tinggi yang dibutuhkan oleh anak Stunting. Dalam rangka menciptakan pangan fungsional untuk mengatasi Stunting, penelitian ini akan mengembangkan Snack Bar dengan menggunakan tepung bekatul dan temulawak. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga kali pengulangan untuk setiap formula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula F3 adalah formulasi yang optimal. Persentase kelembaban terendah (0,13%), abu (3,87%), lemak (26,21%), protein (11,40%), dan karbohidrat (58%), ditemukan pada formulasi F3. Selain itu, panelis yang berpartisipasi dalam uji hedonik-yang mengevaluasi rasa, tekstur, aroma, dan bau-memilih formulasi F3 sebagai formulasi favorit mereka. Berdasarkan temuan penelitian ini, Snack Bar yang terbuat dari tepung bekatul dan temulawak dapat menjadi pilihan makanan fungsional yang berguna untuk mengatasi Stunting.
Kata kunci : Bekatul, Temulawak, Stunting
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Oct 2025 01:56 |
| Last Modified: | 20 Oct 2025 01:56 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/4454 |
