Di Balik Lingkar Pertemanan: Pengaruh Kelekatan Teman Sebaya Dan Regulasi Emosi Terhadap Kecenderungan Kecemasan Sosial Pada Siswa Kelas XI Di SMAN 3 Cikampek

Aulya, Isma Nurul (2026) Di Balik Lingkar Pertemanan: Pengaruh Kelekatan Teman Sebaya Dan Regulasi Emosi Terhadap Kecenderungan Kecemasan Sosial Pada Siswa Kelas XI Di SMAN 3 Cikampek. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6 (2). ISSN 2797-3344

[thumbnail of 1. Judul_260021_22416273201388_Isma Nurul Aulya.pdf] Text
1. Judul_260021_22416273201388_Isma Nurul Aulya.pdf

Download (195kB)
[thumbnail of 2. Daftar Isi_260021_22416273201388_Isma Nurul Aulya.pdf] Text
2. Daftar Isi_260021_22416273201388_Isma Nurul Aulya.pdf

Download (27kB)
[thumbnail of 3. Artikel_260021_22416273201388_Isma Nurul Aulya.pdf] Text
3. Artikel_260021_22416273201388_Isma Nurul Aulya.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[thumbnail of 4. Lampiran_260021_22416273201388_Isma Nurul Aulya.pdf] Text
4. Lampiran_260021_22416273201388_Isma Nurul Aulya.pdf
Restricted to Registered users only

Download (940kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kelekatanteman sebaya dan regulasi emosi terhadap kecenderungan kecemasan sosial pada siswa kelas XI SMAN 3 Cikampek, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional prediktif. Sampel penelitian terdiriatas 167 siswa yang dipilih melalui kombinasi teknik stratified sampling dan convenience sampling dari populasi 313 siswa. Instrumen penelitian meliputi Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) untuk mengukur kelekatan teman sebaya, Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) untuk mengukur regulasi emosi, dan Social Anxiety Scale for Adolescents (SAS-A) untuk mengukur kecemasan sosial. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelekatan teman sebaya dan regulasi emosi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kecemasan sosial. Secara parsial, kelekatan teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecemasan sosial, sedangkan regulasi emosi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Hasil kategorisasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki regulasi emosi dan kecenderungan kecemasan sosial yang tinggi, sementara pola kelekatan teman sebaya sebagian besar belum terklasifikasi secara jelas. Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan dengan teman sebaya memiliki peran lebih dominan dalam menjelaskan kecemasan sosial dibandingkan regulasi emosi. Oleh karena itu, sekolah perlu memperkuat hubungan pertemanan yang sehat, dukungan sosial positif, layanan konseling kelompok, dan program pengembangan keterampilan sosial untuk membantu mengurangi kecemasan sosial siswa.

Kata Kunci: Kelekatan Teman Sebaya, Regulasi Emosi, Kecemasan Sosial, Siswa SMA

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology
Depositing User: Pustakawan UBP Karawang
Date Deposited: 04 Nov 2026 02:01
Last Modified: 04 Nov 2026 02:01
URI: http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/6816

Actions (login required)

View Item
View Item