Mutakin, Rifky (2025) Analisis Kelelahan Kerja Bagian Operator Produksi Pada Perusahaan Manufaktur di Karawang Menggunakan Metode SSRT Dan IFRC. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 FILE JUDUL_250089_19416226201309_Rifky Mutakin.pdf
Download (204kB)
2 ABSTRAK_250089_19416226201309_Rifky Mutakin.pdf
Download (128kB)
3 DAFTAR ISI_250089_19416226201309_Rifky Mutakin.pdf
Download (412kB)
4 BAB I_250089_19416226201309_Rifky Mutakin.pdf
Download (165kB)
5 BAB II_250089_19416226201309_Rifky Mutakin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (410kB)
6 BAB III_250089_19416226201309_Rifky Mutakin.pdf
Download (4MB)
7 BAB IV_250089_19416226201309_Rifky Mutakin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
8 BAB V_250089_19416226201309_Rifky Mutakin.pdf
Download (152kB)
9 DAFTAR PUSTAKA_250089_19416226201309_Rifky Mutakin.pdf
Download (264kB)
10 LAMPIRAN_250089_19416226201309_Rifky Mutakin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
11 ARTIKEL_250089_19416226201309_Rifky Mutakin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (854kB)
Abstract
Analisis kelelahan kerja pada operator produksi di perusahaan manufaktur Karawang dilakukan menggunakan metode Subjective Self Rating Test (SSRT) dan Industrial Fatigue Research Committee (IFRC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelelahan kerja serta faktor - faktor yang memengaruhi kelelahan pada operator produksi. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner SSRT yang berisi 30 pernyataan terkait aspek pelemahan kegiatan, pelemahan motivasi, dan gejala kelelahan fisik, serta perhitungan indeks risiko kelelahan kerja berdasarkan metode IFRC. Analisis hubungan karakteristik responden (usia, masa kerja, status merokok, dan status pernikahan) dengan tingkat kelelahan dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar operator produksi mengalami kelelahan pada kategori sedang hingga tinggi. Faktor yang dominan memengaruhi tingkat kelelahan adalah aspek aktivitas fisik seperti mengantuk, ingin berbaring, dan rasa berat pada anggota tubuh, sedangkan faktor motivasi juga berkontribusi pada peningkatan kelelahan. Analisis lebih lanjut memperlihatkan adanya hubungan antara karakteristik responden dengan tingkat kelelahan kerja. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perusahaan dalam merumuskan strategi perbaikan, seperti pengaturan beban kerja, jadwal istirahat, serta penerapan kebijakan manajemen yang mendukung kesehatan dan keselamatan kerja.
Kata Kunci: kelelahan kerja, pekerja produksi, SSRT, IFRC, korelasi Rank Spearman, total sampling
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 30 Mar 2026 06:48 |
| Last Modified: | 30 Mar 2026 06:48 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/6086 |
