Generasi Z Dan Fenomena Quiet Quitting; Apakah Burnout Jadi Penyebabnya ?

Trianita, Tita (2025) Generasi Z Dan Fenomena Quiet Quitting; Apakah Burnout Jadi Penyebabnya ? Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 7 (12). ISSN 2656-4691

[thumbnail of 1 File Judul_250028_21416273201040_Tita Trianita.pdf] Text
1 File Judul_250028_21416273201040_Tita Trianita.pdf

Download (452kB)
[thumbnail of 2 File Daftar Isi_250028_21416273201040_Tita Trianita.pdf] Text
2 File Daftar Isi_250028_21416273201040_Tita Trianita.pdf

Download (40kB)
[thumbnail of 3 File Artikel_250028_21416273201040_Tita Trianita.pdf] Text
3 File Artikel_250028_21416273201040_Tita Trianita.pdf
Restricted to Registered users only

Download (847kB)
[thumbnail of 4 Lampiran_250028_21416273201040_Tita Trianita.pdf] Text
4 Lampiran_250028_21416273201040_Tita Trianita.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Generasi Z, yang tumbuh di era digital dan dikenal adaptif namun realistis, menghadapi tekanan tinggi dalam dunia kerja modern. Di tengah tekanan tersebut, fenomena quiet quitting yang mencakup penurunan keterlibatan pekerja dan pemenuhan tugas sebatas minimum semakin mencuat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh burnout terhadap fenomena quiet quitting pada pekerja generasi Z. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 354 responden pekerja generasi Z di Karawang yang diperoleh menggunakan convenience sampling dengan rincian 150 pekerja laki-laki dan 204 pekerja perempuan berusia 18-27 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan ialah Oldenburg Burnout Inventory (OLBI) untuk mengungkap perilaku burnout dan Quiet Quitting Scale (QQS) untuk mengungkap perilaku quiet quitting. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa burnout berpengaruh positif dan signifikan terhadap quiet quitting (β = 0.782, p < 0.05). Sehingga, peningkatan burnout akan meningkatkan kecenderungan pekerja untuk melakukan quiet quitting. Sebesar 61,2% variasi perilaku quiet quitting dapat dijelaskan oleh tingkat burnout. Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang burnout dan quiet quitting pada generasi Z, serta memberi dasar praktis bagi perusahaan dan pekerja dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

Kata kunci : Burnout, Quiet Quitting, Generasi Z, Pekerja, Lingkungan Kerja.

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology
Depositing User: Pustakawan UBP Karawang
Date Deposited: 02 Mar 2026 06:56
Last Modified: 02 Mar 2026 06:56
URI: http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/6053

Actions (login required)

View Item
View Item