Kesiapan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (Studi Kasus UMKM Pada Toko Bangunan H. Saunin Pebayuran Bekasi)

Salsabila, Fadia (2025) Kesiapan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (Studi Kasus UMKM Pada Toko Bangunan H. Saunin Pebayuran Bekasi). Jurnal Ekonomika, Manajemen Dan Bisnis (JEMB), 4 (1). ISSN 2962-9322

[thumbnail of 01 Judul_250007_21416262201028_Fadia Salsabila.pdf] Text
01 Judul_250007_21416262201028_Fadia Salsabila.pdf

Download (376kB)
[thumbnail of 02 Daftar Isi_250007_21416262201028_Fadia Salsabila.pdf] Text
02 Daftar Isi_250007_21416262201028_Fadia Salsabila.pdf

Download (38kB)
[thumbnail of 03 Artikel_250007_21416262201028_Fadia Salsabila.pdf] Text
03 Artikel_250007_21416262201028_Fadia Salsabila.pdf
Restricted to Registered users only

Download (760kB)
[thumbnail of 04 Daftar Pustaka_250007_21416262201028_Fadia Salsabila.pdf] Text
04 Daftar Pustaka_250007_21416262201028_Fadia Salsabila.pdf

Download (645kB)
[thumbnail of 05 Lampiran_250007_21416262201028_Fadia Salsabila.pdf] Text
05 Lampiran_250007_21416262201028_Fadia Salsabila.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penyusunan laporan keuangan yang berdasar Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) ialah faktor penting bagi UMKM dalam mengelola keuangan secara transparan, akuntabel, serta berkelanjutan. Meskipun standar ini lebih sederhana dengan standar akuntansi lainnya, banyak UMKM masih menghadapi kesulitan dalam penerapannya. Studi ini dilaksanakan guna mengevaluasi kesiapan UMKM dalam mengimplementasikan SAK EMKM dengan menggunakan studi kasus pada Toko Bangunan H. Saunin. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam penerapan standar akuntansi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Bangunan H. Saunin sebetulnya sudah siap dalam menerapkan SAK EMKM, hanya butuh bimbingan yang mendalam mengenai pencatatan transaksi menurut SAK EMKM. Faktor utama yang menjadi hambatannya adalah kurangnya pemahaman akuntansi, pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual, keterbatasan sember daya manusia, dan minimnya kesadaran akan pentingnya pencatatan keuangan yang terstandarisasi. Ketidaktertiban dalam pelaporan keuangan keuangan berpotensi menghambat akses pendanaan dan pengambilan keputusan bisnis yang lebih strategis. Oleh karena itu, edukasi, sosialisasi, dan pendampingan dari berbagai pihak diperlukan agar UMKM bisa memahami serta menerapkan SAK EMKM secara optimal. Melalui penerapan standar akuntansi yang tepat, UMKM mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan yang bisa mendukung pertumbuhan usaha yang lebih berkelanjutan.

Kata kunci: SAK EMKM, laporan keuangan, UMKM

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Management
Depositing User: Pustakawan UBP Karawang
Date Deposited: 28 Jan 2026 03:34
Last Modified: 28 Jan 2026 03:34
URI: http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5843

Actions (login required)

View Item
View Item