Peran Kejaksaan Dalam Penerapan Restoravite Justice Terhadap Peyalahguna Narkotika ( Studi kasus di kejaksaan Negeri Karawang )

Khoirunnissa, Zahra (2025) Peran Kejaksaan Dalam Penerapan Restoravite Justice Terhadap Peyalahguna Narkotika ( Studi kasus di kejaksaan Negeri Karawang ). Legacy : Jurnal Hukum dan Perundang-undangan, 5 (2). ISSN 2776-205X

[thumbnail of 1 cover_250006_21416274201080_Zahra Khoirunnissa.pdf] Text
1 cover_250006_21416274201080_Zahra Khoirunnissa.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2 daftar isi_250006_21416274201080_Zahra Khoirunnissa.pdf] Text
2 daftar isi_250006_21416274201080_Zahra Khoirunnissa.pdf

Download (402kB)
[thumbnail of 3 artikel_250006_21416274201080_Zahra Khoirunnissa.pdf] Text
3 artikel_250006_21416274201080_Zahra Khoirunnissa.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of 4 lampiran_250006_21416274201080_Zahra Khoirunnissa.pdf] Text
4 lampiran_250006_21416274201080_Zahra Khoirunnissa.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB)

Abstract

Penyalahgunaan narkotika merupakan isu krusial yang tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada masyarakat. Sebagai tindak pidana yang tergolong extraordinary crime, penanganannya memerlukan pendekatan hukum yang tidak semata-mata bersifat represif. Penelitian ini membahas peran Kejaksaan Negeri Karawang dalam menerapkan pendekatan keadilan restoratif terhadap penyalahguna narkotika, dengan regulasi Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 dan Pedoman Jaksa Agung Nomor 18 Tahun 2021. Pendekatan yuridis empiris digunakan untuk mengkaji praktik hukum yang terjadi di lapangan, dengan data diperoleh melalui wawancara dan dokumen hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun restorative justice mulai diimplementasikan, penerapannya terhadap perkara penyalahgunaan narkotika masih sangat terbatas dan menghadapi berbagai tantangan, diantaranya prosedural panjang, koordinasi antar pihak, keterbatasan waktu, serta kurangnya pemahaman masyarakat. Studi ini menyoroti pentingnya peran jaksa sebagai dominus litis dalam mengarahkan perkara menuju rehabilitasi serta perlunya penguatan sinergi antar lembaga dan edukasi publik agar keadilan yang lebih manusiawi dan solutif dapat tercapai. Studi kasus di Kejaksaan Negeri Karawang menunjukkan bahwa restorative justice memiliki potensi besar untuk menjadi alternatif penyelesaian perkara yang lebih adil dan berorientasi pada pemulihan.

Kata Kunci: Kejaksaan, Restorative Justice, Penyalahgunaan Narkotika

Item Type: Article
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Pustakawan UBP Karawang
Date Deposited: 28 Jan 2026 02:53
Last Modified: 28 Jan 2026 02:53
URI: http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5804

Actions (login required)

View Item
View Item