Hustle Culture Dan Stres Kerja ; Tantangan Work -Life Balance Generasi Z Karawang

Cahyani, Annisa Permata (2025) Hustle Culture Dan Stres Kerja ; Tantangan Work -Life Balance Generasi Z Karawang. PUBLIK: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Adminsitrasi dan Pelayanan Publik, 12 (3). ISSN 2715-9671

[thumbnail of 1. File Judul_250021_21416273201095_Annisa Permata Cahyani.pdf] Text
1. File Judul_250021_21416273201095_Annisa Permata Cahyani.pdf

Download (414kB)
[thumbnail of 2. Daftar Isi_250021_21416273201095_Annisa Permata Cahyani.pdf] Text
2. Daftar Isi_250021_21416273201095_Annisa Permata Cahyani.pdf

Download (43kB)
[thumbnail of 3. Artikel_250021_21416273201095_Annisa Permata Cahyani.pdf] Text
3. Artikel_250021_21416273201095_Annisa Permata Cahyani.pdf
Restricted to Registered users only

Download (463kB)
[thumbnail of 4. Lampiran_250021_21416273201095_Annisa Permata Cahyani.pdf] Text
4. Lampiran_250021_21416273201095_Annisa Permata Cahyani.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak hustle culture dan tekanan kerja terhadap work- life balance karyawan Gen-Z di Kabupaten Karawang. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini bersifat kuantitatif, melalui teknik sampel non-probabilitas dengan jenis accidental sampling. Populasi studi mencakup 587.125 individu dari Generasi Z di wilayah tersebut. Berdasarkan rumus Isaac dan Michael, jumlah sampel ialah 349 responden. Prosedur analisis data mencakup analisis aitem, reliabilitas, pemeriksaan asumsi klasik, hipotesis, uji kategorisasi beserta uji beda. Hasil studi mengindikasikan bahwasanya hustle culture dan stres kerja berdampak signifikan terhadap keseimbangan pada kehidupan pribadi dan profesi, baik secara parsial maupun simultan. Hustle culture menampilkan dampak negatif kepada work-life balance, diartikan semakin tinggi tingkat budaya kerja keras dihadapi individu, maka semakin rendah keseimbangan hidup dan kerja yang dirasakan. Sebaliknya, stres kerja memperlihatkan korelasi positif kepada work-life balance, berarti peningkatan stres kerja mampu beriringan dengan peningkatan keseimbangan pada pekerjaan dengan kehidupan pribadi.

Kata Kunci: Gen-Z, Hustle culture, Karyawan, Stres Kerja, Work-life balance

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology
Depositing User: Pustakawan UBP Karawang
Date Deposited: 28 Jan 2026 02:41
Last Modified: 28 Jan 2026 02:41
URI: http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5787

Actions (login required)

View Item
View Item