Analisis Faktor Risiko Keterlambatan Pada Proyek HRSG di PT. XYZ Dengan Menerapkan Metode Pert, CPM dan HOR)

Aziz, Dadan Mubarok (2024) Analisis Faktor Risiko Keterlambatan Pada Proyek HRSG di PT. XYZ Dengan Menerapkan Metode Pert, CPM dan HOR). Journal of Integrated System (JIS), 7 (2). ISSN 2621-7104

[thumbnail of 1. File Judul_250002_20416226201037_Dadan Mubarok Aziz.pdf] Text
1. File Judul_250002_20416226201037_Dadan Mubarok Aziz.pdf

Download (467kB)
[thumbnail of 2. Daftar Isi_250002_20416226201037_Dadan Mubarok Aziz.pdf] Text
2. Daftar Isi_250002_20416226201037_Dadan Mubarok Aziz.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of 3. Artikel Utama_250002_20416226201037_Dadan Mubarok Aziz.pdf] Text
3. Artikel Utama_250002_20416226201037_Dadan Mubarok Aziz.pdf
Restricted to Registered users only

Download (527kB)
[thumbnail of 4. Daftar Pustaka_250002_20416226201037_Dadan Mubarok Aziz.pdf] Text
4. Daftar Pustaka_250002_20416226201037_Dadan Mubarok Aziz.pdf

Download (151kB)
[thumbnail of 5. Lampiran_250002_20416226201037_Dadan Mubarok Aziz.pdf] Text
5. Lampiran_250002_20416226201037_Dadan Mubarok Aziz.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB)

Abstract

Proyek HRSG adalah proyek yang dilaksanakan di PT.XYZ oleh PT. Kalista sebagai kontraktornya. Dalam pelaksanaannya proyek ini mengalami keterlambatan sehingga menyebebakan kerugian. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui penjadwalan proyek HRSG yang lebih baik dan mengidentifikasi risiko keterlambatan proyek serta mencari mitigasi risiko yang tepat untuk dilakukan dan bisa diterapkan pada proyek-proyek di PT.XYZ. Metode critical Path method (CPM) dan Program Evaluation and Review Technique (PERT) digunakan untuk menganalisis penjadwalan yang lebih baik daripada penjadwalan yang digunakan pada proyek HRSG. Sedangkan metode House of Risk digunakan untuk mengidentifikasi risiko dan mencari strategi penanganan yang tepat untuk proyek HRSG. Dari hasil penelitian menggunakan metode Critical Path Method waktu penyelesaian proyek adalah 310 hari dengan 13 aktivitas lintasan kritis dari 15 total aktivitas. Hasil dari perhitungan PERT didapat probabilitas waktu penyelesaian proyek 95,549% bila waktu yang ditargetkan 324 hari. Faktor penyebab keterlambatan risiko terdapat 3 risiko prioritas dan 6 strategi penanganan. Dari perhitungan HOR fase 1 risiko dengan nilai ARP paling tinggi adalah kurangnya koordinasi antara Kontraktor dan Owner, dan dari perhitungan HOR fase 2 Strategi penanganan risiko paling tepat adalah melakukan meeting dua kali dalam seminggu antara Owner dan Kontraktor.

Kata kunci: CPM dan PERT, HRSG, HOR, Proyek, Risiko

Item Type: Article
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Pustakawan UBP Karawang
Date Deposited: 28 Jan 2026 02:12
Last Modified: 28 Jan 2026 02:12
URI: http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5742

Actions (login required)

View Item
View Item