A, Dinar Yazid K (2025) Optimasi Pengendalian Stok Spare Part Motor di Bengkel Laskar Mlipir Mengunakan Analisis ABC, Metode EOQ dan ROP. Diploma thesis, UBP Karawang.
1_JUDUL_250081_20416226201149_Dinar Yazid K A.pdf
Download (186kB)
2_ABSTRAK_250081_20416226201149_Dinar Yazid K A.pdf
Download (43kB)
3_DAFTAR ISI_250081_20416226201149_Dinar Yazid K A.pdf
Download (50kB)
4_BAB I_250081_20416226201149_Dinar Yazid K A.pdf
Download (108kB)
5_BAB II_250081_20416226201149_Dinar Yazid K A.pdf
Restricted to Registered users only
Download (257kB)
6_BAB III_250081_20416226201149_Dinar Yazid K A.pdf
Download (110kB)
7_BAB IV_250081_20416226201149_Dinar Yazid K A.pdf
Restricted to Registered users only
Download (381kB)
8_BAB V_250081_20416226201149_Dinar Yazid K A.pdf
Download (127kB)
9_DAFTAR PUSTAKA_250081_20416226201149_Dinar Yazid K A.pdf
Download (155kB)
10_LAMPIRAN_250081_20416226201149_Dinar Yazid K A.pdf
Restricted to Registered users only
Download (394kB)
11_ARTIKEL_250081_20416226201149_Dinar Yazid K A.pdf
Restricted to Registered users only
Download (484kB)
Abstract
Pengendalian persediaan yang kurang optimal masih menjadi kendala di Bengkel Laskar Mlipir.Saat ini,bengkel memesan seluruh jenis sparepart dengan frekuensi tetap sebanyak 12 kali per tahun tanpa mempertimbangkan variasi permintaan. Kondisi tersebut menimbulkan ketidakefisienan manajemen stok,seperti kelebihan persediaan (overstock) pada item dengan permintaan rendah serta kekurangan persediaan(stockout) pada item yang memiliki permintaan tinggi. Akibatnya,biaya persediaan tahunan mencapai Rp 7.372.000 dan berpotensi lebih besar jika tidak segera diperbaiki. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan pengendalian stok spare part di Bengkel Laskar Mlipir melalui penerapan kombinasi Analisis ABC,metode Economic Order Quantity (EOQ), dan Reorder Point (ROP). Analisis ABC digunakan untuk mengelompokkan item berdasarkan nilai konsumsi tahunan, sehingga diperoleh prioritas pengendalian yang lebih terarah. Metode EOQ diterapkan untuk menentukan jumlah pemesana noptimal yang meminimalkan total biaya persediaan,sedangkan ROP digunakan untuk menentukan waktu pemesanan ulang agar terhindar dari kekosongan stok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EOQ menghasilkan jumlah pemesanan yang mendekati kebutuhan aktual,sehingga mampu mengurangi risiko overstock maupun stockout.Klasifikasi ABC mengidentifikasi tiga item prioritas utama(kelasA) yaitu Ban FederalUk99, Vanbel Honda K36, dan Oli Shell Matic Advance 1L, yang menyumbang 47,85% daritotal nilai konsumsi tahunan. Perhitungan ROP menghasilkan titik pemesanan ulang bervariasi sesuai permintaan harian, dengan contoh 7 unit untuk Oli Shell Matic Advance 1L. Dari sisi biaya, metode EOQ mampu menekan total biaya persediaan dari Rp 7.372.000 menjadi Rp 7.283.940, atau menghemat Rp 88.060 per tahun. Dengan demikian, kombinasi metode ABC, EOQ, dan ROP terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pengendalian persediaan dan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan pada bengkel.
Kata Kunci: Pengendalian Persediaan, Analisis ABC, EOQ, ROP
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 03:15 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 03:15 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5733 |
