Shafa, Muhammad Hafizd (2025) Analisis Hubungan Tujuh Dimensi Iklim Keselamatan Terhadap Budaya Keselamatan Pada Area Produksi CV. Korindo Prima Nusantara Menggunakan Alat Ukur Nordic Occupational Safety Climate Questioannare (NOSACQ-50). Diploma thesis, UBP Karawang.
1 FIle Judul_250057_20416226201291_Muhammad Hafizd Shafa.pdf
Download (238kB)
2 Abstrak_250057_20416226201291_Muhammad Hafizd Shafa.pdf
Download (69kB)
3 Daftar Isi_250057_20416226201291_Muhammad Hafizd Shafa.pdf
Download (216kB)
4 BAB I_250057_20416226201291_Muhammad Hafizd Shafa.pdf
Download (117kB)
5 BAB II_250057_20416226201291_Muhammad Hafizd Shafa.pdf
Restricted to Registered users only
Download (234kB)
6 BAB III_250057_20416226201291_Muhammad Hafizd Shafa.pdf
Download (326kB)
7 BAB IV_250057_20416226201291_Muhammad Hafizd Shafa.pdf
Restricted to Registered users only
Download (550kB)
8 BAB V_250057_20416226201291_Muhammad Hafizd Shafa.pdf
Download (60kB)
9 Daftar Pustaka_250057_20416226201291_Muhammad Hafizd Shafa.pdf
Download (204kB)
10 Lampiran_250057_20416226201291_Muhammad Hafizd Shafa.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Pada saat melakukan proses di area kerja khususnya industri manufaktur terdapat risiko dan bahaya yang tidak dapat dihindari. Melihat fenomena dan data kecelakaan kerja di area produksi CV. Korindo Prima Nusantara pada tahun 2019 sampai Juli 2024 terdapat kecelakaan kerja minor yang disebabkan oleh pekerja karena tidak melaksanakan beberapa aspek keselamatan di area kerja. Iklim keselamatan merupakan persepsi kolektif para pekerja terhadap aspek-aspek keselamatan di area kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis iklim keselamatan di area produksi CV. Korindo Prima Nusantara. Penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner pernyataan NOSACQ-50 dan budaya keselamatan, indikator yang digunakan untuk mengambil data adalah skala likert yang disebarkan secara online lewat google form kepada responden sebanyak 25 pekerja. Hasil penelitian menunjukan, iklim keselamatan pada 7 dimensi yaitu 2,81; 3,07; 2,80; 2,78; 2,44; 3,21 dan 3,03 dan memiliki nilai rata-rata 2,87 yang berarti iklim keselamatan pada CV. Korindo Prima Nusantara termasuk dalam kategori cukup. Terdapat dimensi yang mendapatkan nilai dibawah standar yaitu dimensi lima dengan nilai sebesar 2,44 dan nilai dari hasil regresi sebesar (-1,049) selain itu juga dimensi dua mendapatkan hasil nilai regresi sebesar (-0,370). Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai pada dimensi dua berdasarkan pengukuran iklim keselamatan adalah libatkan pekerja dalam pengambilan keputusan keselamatan, beri pelatihan dan penguatan kapasitas dalam hal keselamatan, mengadakan sistem pelaporan insiden yang terbuka dan tidak menyalahkan (non-punitive), memberikan penghargaan untuk inisiatif keselamatan kerja, tingkatkan komunikasi dua arah antara manjemen dan pekerja. Upaya untuk meningkat dimensi lima yaitu buat standar tegas dalam pelanggaran keselamatan, komunikasikan risiko secara terbukan dan transparan dan menyediakan alat pelindung diri yang berkualitas dan memadai.
Kata Kunci: Iklim Keselamatan, Budaya Keselamatan, NOSACQ-50, Keselamatan Kerja, Regresi Linear Berganda
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 08:08 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 08:08 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5712 |
