Pamungkas, Alga Khiyarulloh (2025) Analisis Penjadwalan Waktu dan Biaya Design Engineering Proyek Gardu Mobile 132kv Dengan Metode CPM dan PERT. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 File Judul_250041_21416226201241_Alga Khiyarulloh Pamungkas.pdf
Download (329kB)
2 File Abstrak_250041_21416226201241_Alga Khiyarulloh Pamungkas.pdf
Download (58kB)
3 File Daftar Isi_250041_21416226201241_Alga Khiyarulloh Pamungkas.pdf
Download (100kB)
4 BAB I_250041_21416226201241_Alga Khiyarulloh Pamungkas.pdf
Download (293kB)
5 BAB II_250041_21416226201241_Alga Khiyarulloh Pamungkas.pdf
Restricted to Registered users only
Download (665kB)
6 BAB III_250041_21416226201241_Alga Khiyarulloh Pamungkas.pdf
Download (245kB)
7 BAB IV_250041_21416226201241_Alga Khiyarulloh Pamungkas.pdf
Restricted to Registered users only
Download (740kB)
8 BAB V_250041_21416226201241_Alga Khiyarulloh Pamungkas.pdf
Download (45kB)
9 Daftar Pustaka_250041_21416226201241_Alga Khiyarulloh Pamungkas.pdf
Download (129kB)
10 Lampiran_250041_21416226201241_Alga Khiyarulloh Pamungkas.pdf
Restricted to Registered users only
Download (622kB)
11 Artikel_250041_21416226201241_Alga Khiyarulloh Pamungkas.pdf
Restricted to Registered users only
Download (925kB)
Abstract
Keterlambatan dalam proyek konstruksi sering menjadi hambatan utama dalam pencapaian target waktu dan anggaran yang telah ditetapkan. Salah satu kasus nyata terjadi pada proyek Design Engineering Gardu Mobile 132kV Venezuela di PT Elsewedy Electric Indonesia, yang mengalami keterlambatan hingga 188 hari dan menyebabkan pembengkakan biaya tenaga kerja secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan waktu dan biaya proyek agar lebih efisien dan sesuai dengan target perusahaan. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada aktivitas design engineering dengan menggunakan pendekatan metode Critical Path Method (CPM) dan Program Evaluation and Review Technique (PERT), serta dilakukan simulasi percepatan proyek menggunakan metode crashing. Hasil analisis menunjukkan bahwa durasi proyek dapat dioptimalkan menjadi 95 hari melalui metode CPM. Namun, apabila diinginkan tingkat keberhasilan sebesar 95%, maka perlu ditambahkan buffer time selama 5 hari. Selain itu, durasi proyek masih dapat dipercepat menjadi 84 hari melalui metode crashing. Dari sisi biaya, pengeluaran aktual sebesar Rp. 393.238.000 dapat ditekan menjadi Rp134.522.067 menggunakan CPM dan menjadi Rp138.802.257,50 melalui crashing. Dengan demikian, penjadwalan proyek menggunakan metode CPM, PERT, dan crashing terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi waktu dan biaya, serta dapat dijadikan strategi pengendalian yang tepat untuk mencegah keterlambatan dan pemborosan anggaran, khususnya pada proyek design engineering.
Kata Kunci: Penjadwalan, Metode Jalur Kritis (CPM), Project Evaluation Review Technic (PERT), Percepatan Proyek, Biaya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:49 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 06:49 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5700 |
