Rizki, Julian (2025) Penerapan Metode FMEA dan FTA Dalam Mengidentifikasi Penyebab Kerusakan Kelistrikan Motor Matic di Bengkel Resmi Honda. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 File Judul_250035_21416226201055_Julian Rizki.pdf
Download (240kB)
2 File Abstrak_250035_21416226201055_Julian Rizki.pdf
Download (230kB)
3 File Daftar Isi_250035_21416226201055_Julian Rizki.pdf
Download (280kB)
4 BAB I_250035_21416226201055_Julian Rizki.pdf
Download (335kB)
5 BAB II_250035_21416226201055_Julian Rizki.pdf
Restricted to Registered users only
Download (415kB)
6 BAB III_250035_21416226201055_Julian Rizki.pdf
Download (332kB)
7 BAB IV_250035_21416226201055_Julian Rizki.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
8 BAB V_250035_21416226201055_Julian Rizki.pdf
Download (154kB)
9 Lampiran_250035_21416226201055_Julian Rizki.pdf
Download (906kB)
10 ARTIKEL_250035_21416226201055_Julian Rizki.pdf
Restricted to Registered users only
Download (726kB)
Abstract
Bengkel Resmi Honda merupakan unit layanan otomotif yang bertugas memastikan performa kendaraan roda dua tetap optimal, terutama pada aspek sistem kelistrikan. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, terjadi peningkatan jumlah kerusakan pada komponen kelistrikan motor matic, yang berdampak pada kepuasan pelanggan dan efektivitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penyebab utama kerusakan sistem kelistrikan menggunakan dua metode analisis, yaitu Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, serta telaah dokumen Laporan Kerja Harian (LKH) selama dua bulan. Berdasarkan hasil FMEA, ditemukan empat komponen dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi yaitu Accu Battery (RPN=378), Sekering (Fuse) (RPN=168), Spul (Stator Comp) (RPN=160) dan Wire Harnes (Kabel putus) (RPN =120). Analisis lanjutan menggunakan FTA mengungkapkan bahwa penyebab dominan meliputi usia aki yang telah melampaui batas pakai, kelalaian pengguna dalam mematikan kunci kontak, korsleting pada kabel akibat pemasangan yang tidak standar, serta masuknya debu dan air ke rumah spull dan Gesekan terus-menerus dengan bodi atau rangka kendaraan (abrasi). Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pihak bengkel dalam merancang program perawatan preventif, meningkatkan pelatihan teknisi, serta menyusun prosedur pemeriksaan kelistrikan yang lebih komprehensif untuk menekan angka kerusakan berulang dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Kata Kunci: Failure Mode And Effect Analysis (FMEA), Fault Tree Analysis (FTA), Perawatan Preventif, Sistem Kelistrikan motor matic.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:46 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 06:46 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5694 |
