Wulansari, Ajeng (2025) Analisis Pengendalian Persediaan Consumable Chemical Dengan Perbandingan Metode Economic Order Quantity dan Period Order Quantity di PT Safety Part. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. FILE JUDUL_250032_21416226201175_Ajeng Wulansari.pdf
Download (335kB)
2. FILE ABSTRAK_250032_21416226201175_Ajeng Wulansari.pdf
Download (257kB)
3. DAFTAR ISI_250032_21416226201175_Ajeng Wulansari.pdf
Download (478kB)
4. BAB I_250032_21416226201175_Ajeng Wulansari.pdf
Download (255kB)
5. BAB II_250032_21416226201175_Ajeng Wulansari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (673kB)
6. BAB III_250032_21416226201175_Ajeng Wulansari.pdf
Download (294kB)
7. BAB IV_250032_21416226201175_Ajeng Wulansari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (887kB)
8. BAB V_250032_21416226201175_Ajeng Wulansari.pdf
Download (188kB)
9. DAFTAR PUSTAKA_250032_21416226201175_Ajeng Wulansari.pdf
Download (227kB)
10. LAMPIRAN_250032_21416226201175_Ajeng Wulansari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Abstract
Berdasarkan data historis perusahaan selama April–Desember 2024, terjadi pembelian berlebih pada beberapa jenis bahan kimia habis pakai (consumable chemical). Hal ini berpotensi menimbulkan kelebihan stok yang dapat rusak atau kedaluwarsa sebelum digunakan. Penyebab utamanya adalah selisih signifikan antara jumlah pembelian dan pemakaian bulanan. Penelitian ini menggunakan metode Economic order quantity dan Period Order Quantity untuk menganalisis pengendalian persediaan, membandingkannya dengan kebijakan perusahaan ,menentukan frekuensi pemesanan dan safety stock yang optimal. Berdasarkan perhitungan, kebutuhan safety stock untuk empat jenis consumable chemical berkisar antara 503,05 kg hingga 4.266,91 kg, disiapkan untuk mengantisipasi keterlambatan pengiriman saat permintaan tinggi. Titik pemesanan ulang reorder point tertinggi tercatat pada suprasec 31.903,92 kg dan terendah pada rikezai mr 5.811,32 kg. Pemesanan yang tidak tepat waktu dapat menyebabkan kelebihan atau kekurangan stok. Dalam hal efisiensi biaya, metode EOQ memberikan total biaya persediaan terendah sebesar Rp1.386.219.069, disusul metode POQ sebesar Rp2.494.296.953. Jika diterapkan, metode EOQ berpotensi menghemat Rp1.174.101.144, sedangkan POQ sebesar Rp66.023.260. Ini menunjukkan bahwa kedua metode lebih efisien dibandingkan metode yang digunakan perusahaan saat ini.
Kata Kunci: Economic order quantity; Pengendalian Persediaan; Period Order Quantity; Reorder Point; Safety stock
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:45 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 06:45 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5691 |
