Suyadi, Suyadi (2025) Analisis Efektivitas Mesin Mill-504 Pada PT Spindo Menggunakan Metode Overall Equipmen Effectiveness. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. File Judul_250031_19416226201079_Suyadi.pdf
Download (366kB)
2. File Abstrak_250031_19416226201079_Suyadi.pdf
Download (43kB)
3. Daftar Isi_250031_19416226201079_Suyadi.pdf
Download (188kB)
4. BAB_I_250031_19416226201079_Suyadi.pdf
Download (192kB)
5. BAB_II_250031_19416226201079_Suyadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (252kB)
6. BAB_III_250031_19416226201079_Suyadi.pdf
Download (67kB)
7. BAB_IV_250031_19416226201079_Suyadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
8. BAB_V_250031_19416226201079_Suyadi.pdf
Download (69kB)
9. Daftar Pustaka_250031_19416226201079_Suyadi.pdf
Download (163kB)
10. Lampiran_250031_19416226201079_Suyadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (894kB)
11. Artikel_250031_19416226201079_Suyadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (230kB)
Abstract
Dalam industri manufaktur, efisiensi operasional mesin menjadi salah satu faktor kunci untuk mencapai produktivitas yang optimal. Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya tuntutan pasar, perusahaan dituntut untuk terus meningkatkan efektivitas mesin produksi guna mengurangi downtime dan meningkatkan kualitas produk. PT. SPINDO mengalami permasalahan penurunan performance terutama pada mesin Mill-504 pada semester II tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mesin Mill-504 di PT. SPINDO menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). OEE digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas mesin berdasarkan tiga faktor utama: Availability, Performance Efficiency, dan Rate of Quality. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data downtime, setup time, jumlah produk, dan produk cacat dari mesin Mill-504 pada periode Juli hingga Desember 2023. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai rata-rata OEE mesin Mill-504 sebesar 71,79%, yang masih jauh di bawah standar ideal OEE sebesar 85%. Faktor utama yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE adalah Performance Efficiency yang hanya mencapai 90,81%. Selain itu, Quality Rate dan Availability Rate juga belum memenuhi standar yang diharapkan. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya OEE, yaitu downtime mesin, kecepatan produksi yang rendah, dan jumlah produk cacat yang tinggi. Berdasarkan hasil analisis, perusahaan disarankan agar melakukan perbaikan dengan cara penggunaan sistem kontrol yang dapat di koneksi dengan Hand Phone, sehingga memudahkan pemantauan dan kontrol terhadap sistem maupun proses industri untuk meningkatkan efektivitas mesin. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perbaikan kinerja mesin Mill-504 dan pencapaian target produksi yang lebih optimal di PT. SPINDO.
Kata Kunci: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Availability, Performance Efficiency, Quality Rate, Downtime
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:44 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 06:44 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5690 |
