Supriadi, Bucit (2025) Penerapan Metode Hiradc Dengan Pendekatan FTA Sebagai Upaya Pendendalian Risiko Kecelakaan Kerja Pada Mesin Toyo. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. File Judul_250028_18416226201155_Bucit Supriadi.pdf
Download (545kB)
2. File Abstrak_250028_18416226201155_Bucit Supriadi.pdf
Download (91kB)
3. Daftar Isi_250028_18416226201155_Bucit Supriadi.pdf
Download (109kB)
4. Bab I_250028_18416226201155_Bucit Supriadi.pdf
Download (118kB)
5. Bab II_250028_18416226201155_Bucit Supriadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (720kB)
6. Bab III_250028_18416226201155_Bucit Supriadi.pdf
Download (59kB)
7. Bab IV_250028_18416226201155_Bucit Supriadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (661kB)
8. Bab V_250028_18416226201155_Bucit Supriadi.pdf
Download (40kB)
9. Daftar Pustaka_250028_18416226201155_Bucit Supriadi.pdf
Download (169kB)
10. Lampiran_250028_18416226201155_Bucit Supriadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11. Artikel_250028_18416226201155_Bucit Supriadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (729kB)
Abstract
Setiap pekerjaan memiliki risiko, termasuk dalam industri makanan. Selama periode 2019 hingga 2022, tercatat sebanyak 14 (empat belas) kecelakaan kerja dengan tingkat keparahan yang bervariasi, di mana tujuh di antaranya terjadi di area produksi. Untuk memenuhi permintaan konsumen, perusahaan dituntut untuk menggunakan mesin dengan kapasitas output tinggi, sehingga aspek kuantitas menjadi prioritas. Namun, penggunaan mesin baru juga menghadirkan potensi bahaya yang belum teridentifikasi sebelumnya. Oleh karena itu, diperlukan proses identifikasi bahaya, penilaian risiko, serta penerapan langkah pengendalian yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Controls (HIRADC) serta Fault Tree Analysis (FTA). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa pekerjaan non-rutin yang berkaitan dengan benda berputar memiliki nilai risiko sebesar 15 (risiko tinggi), yang tergolong tidak dapat ditoleransi dan memerlukan analisis lanjutan. Untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat tergilas benda berputar, disarankan pengendalian berupa safety induction secara berkala, pemasangan pelindung (cover) dan limit switch pada mesin, penjadwalan perbaikan dan pembersihan, serta penyediaan alat pelindung diri (APD) dan alat bantu yang sesuai.
Kata Kunci: Benda Berputar, Kecelakaan Kerja, Identifikasi Bahaya, HIRADC, FTA.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:43 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 06:43 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5687 |
