Amin, Wildan Gusty Sakhril (2025) Perbandingan Algoritma K-Means dan K-Medoids Dalam Klasterisasi Kelompok Keluarga Beresiko Stunting Seluruh Desa di Jawa Barat. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. Judul_250010_21416255201006_Wildan Gusty Sakhril Amin.pdf
Download (585kB)
2. Abstrak_250010_21416255201006_Wildan Gusty Sakhril Amin.pdf
Download (69kB)
3. Daftar Isi_250010_21416255201006_Wildan Gusty Sakhril Amin.pdf
Download (149kB)
4. BAB_I_250010_21416255201006_Wildan Gusty Sakhril Amin.pdf
Download (48kB)
5. BAB_II_250010_21416255201006_Wildan Gusty Sakhril Amin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (378kB)
6. BAB_III_250010_21416255201006_Wildan Gusty Sakhril Amin.pdf
Download (362kB)
7. BAB_IV_250010_21416255201006_Wildan Gusty Sakhril Amin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (847kB)
8. BAB_V_250010_21416255201006_Wildan Gusty Sakhril Amin.pdf
Download (40kB)
9. Daftar Pustaka_250010_21416255201006_Wildan Gusty Sakhril Amin.pdf
Download (114kB)
10. Lampiran_250010_21416255201006_Wildan Gusty Sakhril Amin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (906kB)
11. Artikel_250010_21416255201006_Wildan Gusty Sakhril Amin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (569kB)
Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang menjadi tantangan besar di Indonesia. Provinsi Jawa Barat memiliki prevalensi 21.7%, menjadikannya provinsi dengan angka prevalensi stunting tertinggi kedua di Pulau Jawa. Untuk mendukung upaya pencegahan stunting, Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan desa-desa di Jawa Barat berdasarkan kelompok keluarga berisiko stunting menggunakan algoritma K-Means dan K-Medoids, serta mengevaluasi efektivitas masing-masing algoritma. Metode yang digunakan adalah CRISP-DM. Hasilnya, K-Means membentuk tiga klaster, yaitu rendah (5196 desa), sedang (106 desa), dan tinggi (9 desa). Sementara, K-Medoids juga membentuk tiga klaster, yaitu rendah (5196 desa), sedang (105 desa), dan tinggi (14 desa). Evaluasi performa algoritma menunjukkan bahwa K-Means lebih unggul dengan nilai Silhouette Score sebesar 0,9278 dan DBI 0,9380 dibandingkan K-Medoids dengan Silhouette Score 0,9233 dan DBI 1,0699. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyusun prioritas intervensi stunting yang lebih tepat sasaran, serta menjadi referensi dalam pengembangan metode klasterisasi menggunakan algoritma K-Means dan K-Medoids.
Kata Kunci: Stunting, Clustering, K-Means, K-Medoids, Jawa Barat
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Electronics and Computer Science |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 01:13 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 01:13 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5583 |
