Nisa, Syakila Awalia (2025) Analisis Hierarchical Clustering Untuk Pemetaan Wilayah Produksi Susu Sapi di Jawa Barat. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 file judul_250015_18416257201004_Syakila Awalia Nisa.pdf
Download (492kB)
2 file abstrak_250015_18416257201004_Syakila Awalia Nisa.pdf
Download (281kB)
3 File Daftar Isi_250015_18416257201004_Syakila Awalia Nisa.pdf
Download (505kB)
4 BAB_I_250015_18416257201004_Syakila Awalia Nisa.pdf
Download (40kB)
5 BAB_II_250015_18416257201004_Syakila Awalia Nisa.pdf
Restricted to Registered users only
Download (291kB)
6 BAB_III_250015_18416257201004_Syakila Awalia Nisa.pdf
Download (345kB)
7 BAB_ IV_250015_18416257201004_Syakila Awalia Nisa.pdf
Restricted to Registered users only
Download (353kB)
8 BAB _V_250015_18416257201004_Syakila Awalia Nisa.pdf
Download (52kB)
9 DAFTAR PUSTAKA_250015_18416257201004_Syakila Awalia Nisa.pdf
Download (319kB)
10 LAMPIRAN_250015_18416257201004_Syakila Awalia Nisa.pdf
Restricted to Registered users only
Download (978kB)
11 Artikel_250015_18416257201004_Syakila Awalia Nisa.pdf
Restricted to Registered users only
Download (748kB)
Abstract
Distribusi produksi susu sapi di Jawa Barat menunjukan ketimpangan antar wilayah, dimana beberapa daerah menghasilkan jumlah yang tinggi, sementara lainnya sangat rendah atau tidak berproduksi. Kondisi ini menimbulkan tantangan dalam perencanaan distribusi dan pengembangan sektor peternakan secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota di Jawa Barat berdasarkan Tingkat produksi susu sapi dengan menggunakan metode Hirarchical Clustering agar diperoleh pemetaan wilayah yang lebih informatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari portal Open Data Jawa Barat tahun 2013–2024. Proses analisis meliputi persiapan data, eksplorasi awal, normalisasi menggunakan Min-Max Scaler, penerapan HC dengan linkage Ward, serta evaluasi hasil clustering menggunakan Silhouette Score. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah di Jawa Barat dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok: cluster produksi tinggi (seperti Kabupaten Bogor dan Cianjur), cluster sedang (seperti Kabupaten Bandung), dan cluster rendah (seperti Kota Banjar dan Pangandaran). Nilai evaluasi menunjukkan bahwa struktur klaster yang terbentuk cukup menggambarkan perbedaan antarwilayah dengan baik. Hasil penelitian ini menunjukan perlunya strategi distribusi yang berbeda untuk setiap cluster, wilayah dengan produksi tinggi dapat difokuskan pada peningkatan kapasitas distribusi, sementara wilayah dengan reproduksi rendah memelukan untuk meningkatkan produktivitas.
Kata kunci : Produksi susu sapi, Jawa Barat, Hierarchical Clustering, Data Mining
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Electronics and Computer Science |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 01:11 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 01:11 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5581 |
