Diningrat, Cahya (2025) Klasterisasi Kasus Kekerasan Berdasarkan Jenis Lokasi Kejadian di Jawa Barat Menggunakan Algoritma K-Means. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. File Judul_250006_21416257201043_Cahya Diningrat.pdf
Download (487kB)
2. File Abstrak_250006_21416257201043_Cahya Diningrat.pdf
Download (37kB)
3. Daftar Isi_250006_21416257201043_Cahya Diningrat.pdf
Download (317kB)
4. BAB_I_250006_21416257201043_Cahya Diningrat.pdf
Download (42kB)
5. BAB_II_250006_21416257201043_Cahya Diningrat.pdf
Restricted to Registered users only
Download (391kB)
6. BAB_III_250006_21416257201043_Cahya Diningrat.pdf
Download (201kB)
7. BAB_IV_250006_21416257201043_Cahya Diningrat.pdf
Restricted to Registered users only
Download (351kB)
8. BAB_V_250006_21416257201043_Cahya Diningrat.pdf
Download (132kB)
9. Daftar Pustaka_250006_21416257201043_Cahya Diningrat.pdf
Download (218kB)
10. Artikel_250006_21416257201043_Cahya Diningrat.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11. Lampiran_250006_21416257201043_Cahya Diningrat.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Kekerasan merupakan permasalahan sosial yang terjadi di berbagai lokasi dengan pola yang beragam. Kasus kekerasan di Jawa Barat memiliki pola yang beragam, terutama berdasarkan jenis lokasi kejadian, sehingga penting untuk memahami sebaran dan karakteristiknya guna menyusun strategi penanganan yang tepat. Namun, kajian yang mengaitkan jenis tempat kejadian dengan frekuensi kekerasan di tingkat kabupaten dan kota masih terbatas. Oleh sebab itu, fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengelompokan kasus kekerasan berdasarkan jenis lokasi kejadian menerapkan Algoritma K-Means Clustering. Hasil klasterisasi menunjukkan bahwa kasus kekerasan dapat dikelompokkan ke dalam tiga cluster utama, yaitu cluster 0 untuk yang berkategori tinggi, cluster 1 untuk kategori sedang, dan cluster 2 untuk kategori rendah. Kasus berkategori tinggi dan sedang tersebar di seluruh 27 kabupaten/kota, dengan lokasi kejadian bervariasi seperti rumah tangga, sekolah, tempat kerja, fasilitas umum, dan lembaga pendidikan kilat. Sementara itu, kasus berkategori rendah terbatas pada 5 wilayah untuk di jenis lokasi kejadian lainnya dan 15 wilayah untuk jenis tempat kejadian rumah tangga. Evaluasi menggunakan Silhouette Coefficient menghasilkan nilai indeks 0,59, yang mengindikasikan bahwa kualitas cluster berada pada kategori cukup baik (medium structure). Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pihak berwenang dalam merancang strategi pencegahan kekerasan yang lebih efektif di Jawa Barat.
Kata Kunci: Kekerasan, Jawa Barat, Klasterisasi, K-Means, Silhouette Coefficient
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Electronics and Computer Science |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:45 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:45 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5564 |
