Amalia, Amalia (2025) Perbandingan Potensi Antioksidan Ekstrak Dan Fraksi Biji Alpukat ( Persea americana Mill ) Metode DPPH. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. JUDUL_250093_21416248201077_Amalia.pdf
Download (798kB)
2. ABSTRAK_250093_21416248201077_Amalia.pdf
Download (550kB)
3. DAFTAR ISI_250093_21416248201077_Amalia.pdf
Download (882kB)
4. BAB 1_250093_21416248201077_Amalia.pdf
Download (487kB)
5. BAB 2_250093_21416248201077_Amalia.pdf
Restricted to Registered users only
Download (622kB)
6. BAB 3_250093_21416248201077_Amalia.pdf
Download (787kB)
7. BAB 4_250093_21416248201077_Amalia.pdf
Restricted to Registered users only
Download (709kB)
8. BAB 5_250093_21416248201077_Amalia.pdf
Download (478kB)
9. DAFTAR PUSTAKA_250093_21416248201077_Amalia.pdf
Download (534kB)
10. LAMPIRAN_250093_21416248201077_Amalia.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11. ARTIKEL_250093_21416248201077_Amalia.pdf
Restricted to Registered users only
Download (566kB)
Abstract
Radikal bebas merupakan molekul yang sangat reaktif dan dapat memicu stres oksidatif, sehingga berperan dalam munculnya berbagai penyakit degeneratif. Senyawa antioksidan alami, seperti yang terdapat dalam biji alpukat (Persea americana Mill.), memiliki potensi untuk menetralkan efek merugikan tersebut. Penelitian ini bertujuan menilai aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol, fraksi etil asetat, dan fraksi n-heksana biji alpukat menggunakan metode DPPH, sekaligus membandingkan efektivitasnya melalui nilai IC₅₀. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian dilanjutkan dengan fraksinasi menggunakan n-heksana dan etil asetat. Aktivitas antioksidan diuji melalui spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 515 nm, dan data dianalisis menggunakan persentase %inhibisi yang diperoleh dari hasil pengukuran serapan larutan sampel dan larutan blanko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dengan IC₅₀ sebesar 19,579 ppm (kategori sangat kuat), ekstrak etanol sebesar 41,334 ppm (sangat kuat), dan fraksi n-heksana dengan nilai 57,694 ppm (kuat). Meskipun demikian, fraksi n-heksana tetap menunjukkan efek dalam menangkap radikal bebas, meskipun tidak seefektif fraksi etil asetat atau ekstrak etanol.
Kata kunci: Biji alpukat, antioksidan, DPPH, IC₅₀, fraksinasi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:34 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:34 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5548 |
