Luthfiah, Alya (2025) Karakterisasi LC-MS dan Uji Antijamur Trichophyton Rubrum Dengan Ekstrak Etil Asetat Pada Daun Kangkung Pagar (Impomoea carnea jacq.). Diploma thesis, UBP Karawang.
1. Cover_250090_21416248201113_Alya Luthfiah.pdf
Download (738kB)
2. Abstrak_250090_21416248201113_Alya Luthfiah.pdf
Download (308kB)
3. Daftar isi_250090_21416248201113_Alya Luthfiah.pdf
Download (229kB)
4. Bab I_250090_21416248201113_Alya Luthfiah.pdf
Download (232kB)
5. Bab II_250090_21416248201113_Alya Luthfiah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (624kB)
6. Bab III_250090_21416248201113_Alya Luthfiah.pdf
Download (382kB)
7. Bab IV_250090_21416248201113_Alya Luthfiah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (633kB)
8. Bab V_250090_21416248201113_Alya Luthfiah.pdf
Download (215kB)
9. Daftar Pustaka_250090_21416248201113_Alya Luthfiah.pdf
Download (495kB)
10. Lampiran_250090_21416248201113_Alya Luthfiah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11. Artikel_250090_21416248201113_Alya Luthfiah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (816kB)
Abstract
Indonesia dengan iklim tropis yang panas dan lembap mendukung pertumbuhan jamur dermatofita, salah satunya Trichophyton rubrum yang merupakan penyebab utama dermatofitosis. Penggunaan obat antijamur sintetis masih menghadapi keterbatasan efektivitas dan efek samping, sehingga diperlukan alternatif berbasis bahan alam. Kangkung pagar (Ipomoea carnea Jacq.) diketahui mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, steroid, dan glikosida yang berpotensi bersifat antijamur. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi metabolit sekunder ekstrak etil asetat daun Ipomoea carnea Jacq. dengan metode Liquid Chromatography-Mass Spectroscopy (LC-MS) serta menguji aktivitas antijamurnya terhadap Trichophyton rubrum. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etil asetat, dilanjutkan dengan skrining fitokimia, analisis LC-MS, dan uji aktivitas antijamur menggunakan metode difusi sumur. Hasil ekstraksi diperoleh rendemen sebesar 3,98% dengan bobot ekstrak 38,4 gr dari 970 gr simplisia. Skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, steroid, dan glikosida. Analisis LC-MS berhasil mengidentifikasi beberapa senyawa bioaktif seperti chicoric acid, gallic acid, quercetin, tricafeoyl quinic acid, serta campesterol yang diketahui memiliki aktivitas antimikroba. Uji aktivitas antijamur menunjukkan ekstrak etil asetat daun Ipomoea carnea Jacq. mampu menghambat pertumbuhan Trichophyton rubrum dengan zona hambat bervariasi sesuai konsentrasi, dan aktivitas terbaik mendekati kontrol positif (ketokonazol). Dengan demikian, ekstrak etil asetat daun Kangkung pagar (Ipomoea carnea Jacq.). berpotensi dikembangkan sebagai kandidat agen antijamur alami terhadap Trichophyton rubrum.
Kata kunci : Ipomoea carnea Jacq., LC-MS, metabolit sekunder, antijamur,
Trichophyton rubrum.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:33 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:33 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5545 |
