Firmansyah, Iqbal (2025) Cost Efectivitas Analysis (CEA) Antidiabetes Oral Pada Pasien Diabetes Tipe 2 di Klinik Kimia Farma Dewi Sartika Karawang Periode Tahun 2021-2024. Diploma thesis, UBP Karawang.
01 JUDUL_250080_20416248201002_Iqbal Firmansyah.pdf
Download (552kB)
02 ABSTRAK_250080_20416248201002_Iqbal Firmansyah.pdf
Download (404kB)
03 DAFTAR ISI_250080_20416248201002_Iqbal Firmansyah.pdf
Download (531kB)
04 BAB 1_250080_20416248201002_Iqbal Firmansyah.pdf
Download (336kB)
05 BAB 2_250080_20416248201002_Iqbal Firmansyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (668kB)
06 BAB 3_250080_20416248201002_Iqbal Firmansyah.pdf
Download (782kB)
07 BAB 4_250080_20416248201002_Iqbal Firmansyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (592kB)
08 BAB 5_250080_20416248201002_Iqbal Firmansyah.pdf
Download (213kB)
09 DAFTAR PUSTAKA_250080_20416248201002_Iqbal Firmansyah.pdf
Download (428kB)
10 ARTIKEL_250080_20416248201002_Iqbal Firmansyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (675kB)
11 LAMPIRAN_250080_20416248201002_Iqbal Firmansyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (423kB)
Abstract
Diabetes melitus tipe 2 menjadi salah satu tantangan besar dalam pelayanan kesehatan karena prevalensinya yang terus meningkat serta kebutuhan terapi jangka panjang yang membebani aspek klinis maupun ekonomi. Kompleksitas penyakit ini mendorong perlunya evaluasi terapi yang tidak hanya berorientasi pada keberhasilan pengendalian glikemik, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi biaya agar pemanfaatan sumber daya kesehatan lebih optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas biaya penggunaan antidiabetes oral pada pasien rawat jalan diabetes melitus tipe 2 di Klinik Kimia Farma Dewi Sartika Karawang periode 2021–2024. Metode penelitian menggunakan observasional retrospektif dengan data sekunder dari rekam medis pasien. Analisis farmakoekonomi dilakukan melalui pendekatan Cost-Effectiveness Analysis (CEA) dengan menghitung Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER) untuk menilai rasio biaya terhadap hasil terapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi biguanid (metformin) memiliki biaya rata-rata yang lebih rendah dibandingkan sulfonilurea. Kombinasi metformin + glimepiride menghasilkan nilai ACER terkecil, menandakan efektivitas biaya terbaik. Perhitungan ICER juga memperkuat bahwa kombinasi tersebut lebih efisien dibandingkan terapi tunggal sulfonilurea. Kesimpulannya, kombinasi metformin dan glimepiride dapat dipertimbangkan sebagai pilihan terapi yang lebih cost-effective bagi pasien diabetes melitus tipe 2 rawat jalan. Hasil ini diharapkan menjadi dasar pertimbangan dalam perencanaan terapi yang rasional, efisien, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan.
Kata kunci: Diabetes melitus tipe 2, antidiabetes oral, cost-effectiveness, ACER, ICE
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:27 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:27 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5534 |
