Puspawati, Ira (2025) Standarisasi Ekstrak Etanol Daun Begona Tapak Hitam ( Begonia heracleifolia schltdl.& Cham.). Diploma thesis, UBP Karawang.
1 File Judul_250071_21416248201007_Ira Puspawati.pdf
Download (384kB)
2 File Abstrak_250071_21416248201007_Ira Puspawati.pdf
Download (221kB)
3 Daftar isi_250071_21416248201007_Ira Puspawati.pdf
Download (265kB)
4 BAB I_250071_21416248201007_Ira Puspawati.pdf
Download (228kB)
5 BAB II_250071_21416248201007_Ira Puspawati.pdf
Restricted to Registered users only
Download (947kB)
6 BAB III_250071_21416248201007_Ira Puspawati.pdf
Download (621kB)
7 BAB IV_250071_21416248201007_Ira Puspawati.pdf
Restricted to Registered users only
Download (555kB)
8 BAB V_250071_21416248201007_Ira Puspawati.pdf
Download (324kB)
9 DAFTAR PUSTAKA_250071_21416248201007_Ira Puspawati.pdf
Download (375kB)
10 LAMPIRAN_250071_21416248201007_Ira Puspawati.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
11 ARTIKEL_250071_21416248201007_Ira Puspawati.pdf
Restricted to Registered users only
Download (883kB)
Abstract
Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang berlimpah, termasuk tanaman Begonia Tapak Hitam (Begonia heracleifolia Schltdl. & Cham.) yang dikenal mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, kuinon, fenolik, steroid, dan terpenoid. Senyawa-senyawa tersebut berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri. Namun, pemanfaatannya sebagai obat tradisional menghadapi kendala berupa belum adanya standar mutu dan keamanan yang jelas, sehingga diperlukan penelitian standarisasi untuk memastikan kualitas dan konsistensi ekstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder serta parameter spesifik dan non spesifik dari ekstrak etanol daun Begonia tapak hitam. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Ekstraksi dilakukan melalui maserasi menggunakan etanol 96%. Parameter spesifik yang diuji meliputi determinasi tanaman, organoleptik, kadar sari larut dalam air dan etanol, serta skrining fitokimia. Sedangkan parameter non spesifik meliputi bobot jenis, kadar air, kadar abu total, kadar abu larut air, kadar abu tidak larut asam, uji cemaran logam (Pb dan Cd), serta kromatografi lapis tipis (KLT). Hasil penelitian menunjukkan Ekstrak Etanol Daun Begonia Tapak Hitam (Begonia heracleifolia Schltdl. & Cham.) positif mengandung berbagai metabolit sekunder. Uji fisikokimia memperlihatkan hasil sesuai kriteria standar simplisia, dengan kadar abu, kadar air, dan kadar sari larut memenuhi persyaratan, serta tidak ditemukan cemaran logam berbahaya. Kesimpulannya, ekstrak etanol daun Begonia tapak hitam (Begonia heracleifolia Schltdl. & Cham.) memenuhi parameter spesifik dan non spesifik, sehingga berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan obat tradisional.
Kata kunci: Begonia tapak hitam, ekstrak etanol, standarisasi, fitokimia, simplisia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:23 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:23 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5525 |
