Khairiyah, Syifa (2025) Karakterisasi Ekstrak N-Heksana Daun Kangkung Pagar ( Ipomoea carnea jacq). Diploma thesis, UBP Karawang.
01 File Judul_250059_21416248201018_Syifa Khairiyah.pdf
Download (533kB)
02 ABSTRAK_250059_21416248201018_Syifa Khairiyah.pdf
Download (451kB)
03 DAFTAR ISI_250059_21416248201018_Syifa Khairiyah.pdf
Download (591kB)
04 BAB I_250059_21416248201018_Syifa Khairiyah.pdf
Download (506kB)
05 BAB II_250059_21416248201018_Syifa Khairiyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
06 BAB III_250059_21416248201018_Syifa Khairiyah.pdf
Download (943kB)
07 BAB IV_250059_21416248201018_Syifa Khairiyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (861kB)
08 BAB V_250059_21416248201018_Syifa Khairiyah.pdf
Download (406kB)
09 DAFTAR PUSTAKA_250059_21416248201018_Syifa Khairiyah.pdf
Download (615kB)
10 LAMPIRAN_250059_21416248201018_Syifa Khairiyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
11 ARTIKEL_250059_21416248201018_Syifa Khairiyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (757kB)
Abstract
Kangkung pagar (Ipomoea carnea Jacq.) merupakan salah satu tanaman yang diketahui mengandung metabolit sekunder dengan potensi aktivitas antijamur. Penelitian ini dilakukan untuk mengkarakterisasi senyawa metabolit sekunder dari ekstrak n-heksana daun kangkung pagar menggunakan Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS) serta mengevaluasi aktivitas antijamurnya terhadap Malassezia furfur. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut n-heksana, kemudian dilanjutkan dengan skrining fitokimia, analisis GC-MS, dan uji aktivitas antijamur melalui metode difusi sumuran pada berbagai konsentrasi ekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ekstrak yang diperoleh sebesar 2,99% dengan kandungan metabolit sekunder yang teridentifikasi berupa senyawa golongan steroid/terpenoid dan glikosida. Analisis GC-MS mengungkap adanya beberapa senyawa bioaktif yang menunjukkan adanya 48 senyawa yang terdiri dari 24 terpenoid, 7 asam lemak, 8 ester, 7 alkohol aromatik, 2 hidrokarbon aromatik. Uji aktivitas antijamur menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana daun kangkung pagar mampu menghambat pertumbuhan M. furfur dengan zona hambat berkisar antara 6,07 hingga 12,5 mm yang tergolong lemah, dengan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) pada 6,25% dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) pada 100%. Ekstrak n-heksana daun kangkung pagar mengandung metabolit sekunder golongan steroid/terpenoid dan glikosida, meskipun aktivitas antijamurnya terhadap Malassezia furfur masih lemah.
Kata kunci: Ipomoea carnea Jacq., n-heksana, GC-MS, antijamur, Malassezia furfur
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:18 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:18 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5512 |
