Khasanah, Yulianti (2025) Uji Aktivitas Anti Bakteri Gel Fraksi Etil Asetat Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata Prain ) Terhadap Propionibacterium acnes. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 JUDUL_250050_21416248201060_Yulianti Khasanah.pdf
Download (697kB)
2 ABSTRAK_250050_21416248201060_Yulianti Khasanah.pdf
Download (546kB)
3 DAFTAR ISI_250050_21416248201060_Yulianti Khasanah.pdf
Download (257kB)
4 BAB I_250050_21416248201060_Yulianti Khasanah.pdf
Download (175kB)
5 BAB II_250050_21416248201060_Yulianti Khasanah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (361kB)
6 BAB III_250050_21416248201060_Yulianti Khasanah.pdf
Download (764kB)
7 BAB IV_250050_21416248201060_Yulianti Khasanah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (864kB)
8 BAB V_250050_21416248201060_Yulianti Khasanah.pdf
Download (383kB)
9 DAFTAR PUSTAKA_250050_21416248201060_Yulianti Khasanah.pdf
Download (398kB)
10 LAMPIRAN_250050_21416248201060_Yulianti Khasanah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
11 Artikel_250050_21416248201060_Yulianti Khasanah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (575kB)
Abstract
Acne vulgaris merupakan salah satu gangguan kulit yang umum terjadi pada remaja, dengan Propionibacterium acnes sebagai salah satu bakteri penyebabnya. Penggunaan antibiotik sintetis secara berkelanjutan dapat menyebabkan resistensi dan efek samping, sehingga diperlukan alternatif pengobatan berbasis bahan alam yang lebih aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri gel yang mengandung fraksi etil asetat daun lidah mertua (Sansevieria trifasciata Prain) terhadap Propionibacterium acnes. Gel diformulasikan dalam tiga variasi konsentrasi fraksi, yaitu 6,25% (F1), 12,5% (F2), dan 25% (F3). Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi (sumuran) untuk mengukur diameter zona hambat, sedangkan stabilitas fisik diuji menggunakan metode cycling test selama enam siklus pada suhu 4°C dan 40°C. Evaluasi fisik gel menunjukkan bahwa ketiga formula memiliki viskositas, pH, dan daya lekat yang sesuai dengan standar sediaan gel topikal, dengan karakteristik yang stabil dan mudah diaplikasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula memiliki stabilitas fisik yang baik, ditandai dengan tidak terjadinya perubahan warna, bau, dan pemisahan fase selama penyimpanan. Ketiga formula mampu menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes, dengan diameter zona hambat kategori sedang pada F1 dan kategori kuat pada F2 dan F3. Formula F3 (25%) merupakan sediaan terbaik karena menghasilkan zona hambat terbesar dan menunjukkan kestabilan fisik yang optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa fraksi etil asetat daun lidah mertua memiliki potensi sebagai bahan aktif antibakteri dalam sediaan gel topikal.
Kata Kunci: Sansevieria trifasciata, gel, antibakteri, fraksi etil asetat,Propionibacterium acnes.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:15 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:15 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5503 |
