Fajriyatulhuda, Sarah (2025) Studi Interaksi Obat Diabetes Mellitus Tipe2 Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Karya Husada. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 FILE JUDUL_250048_21416248201033_Sarah Fajriyatulhuda.pdf
Download (1MB)
2 FILE ABSTRAK_250048_21416248201033_Sarah Fajriyatulhuda.pdf
Download (132kB)
3 DAFTAR ISI_250048_21416248201033_Sarah Fajriyatulhuda.pdf
Download (212kB)
4 BAB 1_250048_21416248201033_Sarah Fajriyatulhuda.pdf
Download (164kB)
5 BAB 2_250048_21416248201033_Sarah Fajriyatulhuda.pdf
Restricted to Registered users only
Download (304kB)
6 BAB 3_250048_21416248201033_Sarah Fajriyatulhuda.pdf
Download (302kB)
7 BAB 4_250048_21416248201033_Sarah Fajriyatulhuda.pdf
Restricted to Registered users only
Download (862kB)
8 BAB 5_250048_21416248201033_Sarah Fajriyatulhuda.pdf
Download (141kB)
9 DAFTAR PUSTAKA_250048_21416248201033_Sarah Fajriyatulhuda.pdf
Download (190kB)
10 LAMPIRAN_250048_21416248201033_Sarah Fajriyatulhuda.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11 Artikel_250048_21416248201033_Sarah Fajriyatulhuda.pdf
Restricted to Registered users only
Download (370kB)
Abstract
Pendahuluan: Diabetes Mellitus tipe 2 memerlukan terapi jangka panjang dengan kombinasi beberapa obat, yang meningkatkan risiko interaksi obat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengelompokkan potensi interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan, menghitung persentase kejadian, dan mengidentifikasi golongan obat yang paling sering terlibat. Metode: Penelitian dilakukan secara prospektif pada 150 pasien di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Karya Husada. Data interaksi dianalisis menggunakan Drugs.com dan Stockley’s Drug Interactions.Ditemukan 246 kombinasi obat, dengan 216 interaksi moderat (87,80%), 25 minor (10,16%), dan 5 mayor (2,03%). Hasil: Sebanyak 78,67% pasien mengalami gejala klinis seperti pusing, lemas, hipoglikemia, dan hiperglikemia. Obat yang paling sering terlibat meliputi metformin, glimepirid, lisinopril, bisoprolol, furosemid, natrium diklofenak, dan meloxicam. Kesimpulan: Interaksi obat pada pasien DM tipe 2 cukup tinggi dan perlu pengawasan klinis. Keterlibatan apoteker dan sistem pendukung keputusan sangat penting untuk meningkatkan keamanan terapi.
Kata kunci: Interaksi obat, Diabetes Mellitus tipe 2, terapi kombinasi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:14 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:14 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5501 |
