Muthaqimah, Yasinta Vivi (2025) Standarisasi ,Potensi Antioksidan Ekstrak Etamol dan Fraksi Air Dari Fermentasi Daun Terburuk (Saccharum spontaneum var, edulis (Hassk) ). Diploma thesis, UBP Karawang.
1 File Judul_250046_21416248201070_Yasinta Vivi Muthaqimah.pdf
Download (479kB)
2 File Abstrak_250046_21416248201070_Yasinta Vivi Muthaqimah.pdf
Download (227kB)
3 Daftar Isi_250046_21416248201070_Yasinta Vivi Muthaqimah.pdf
Download (604kB)
4 Bab_1_250046_21416248201070_Yasinta Vivi Muthaqimah.pdf
Download (157kB)
5 Bab_2_250046_21416248201070_Yasinta Vivi Muthaqimah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (241kB)
6 Bab_3_250046_21416248201070_Yasinta Vivi Muthaqimah.pdf
Download (353kB)
7 Bab_4_250046_21416248201070_Yasinta Vivi Muthaqimah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (446kB)
8 Bab_5_250046_21416248201070_Yasinta Vivi Muthaqimah.pdf
Download (34kB)
9 Daftar Pustaka_250046_21416248201070_Yasinta Vivi Muthaqimah.pdf
Download (273kB)
10 Lampiran_250046_21416248201070_Yasinta Vivi Muthaqimah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11 Artikel_250046_21416248201070_Yasinta Vivi Muthaqimah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (534kB)
Abstract
Radikal bebas berperan dalam kerusakan sel dan perkembangan penyakit degeneratif. Daun terubuk (Saccharum spontaneum var. edulis (Hassk.)) mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak etanol dan fraksi air dari fermentasi daun terubuk menggunakan Aspergillus oryzae, serta melakukan standarisasi terhadap ekstrak etanol. Fermentasi dilakukan selama 72 jam, dilanjutkan dengan fraksinasi, skrining fitokimia, uji aktivitas antioksidan metode DPPH, dan standarisasi berdasarkan parameter spesifik dan non-spesifik sesuai Farmakope Herbal Indonesia. Skrining fitokimia menunjukkan bahwa kedua sampel mengandung flavonoid, tanin, saponin, fenolik, dan alkaloid (positif dengan reagen Dragendorff). Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak etanol memiliki nilai IC₅₀ sebesar 41,65 ppm (kategori sangat kuat), sedangkan fraksi air sebesar 72,97 ppm (kategori kuat). Hasil standarisasi menunjukkan bahwa ekstrak etanol belum memenuhi seluruh parameter mutu, baik spesifik maupun sebagian non-spesifik, kecuali kadar sari larut air yang telah memenuhi persyaratan. Ketidaksesuaian ini diduga disebabkan oleh sifat higroskopis simplisia hasil fermentasi dan proses pengeringan yang belum optimal. Meskipun demikian, daun terubuk menunjukkan potensi sebagai sumber antioksidan alami. Diperlukan optimasi lanjutan untuk meningkatkan mutu fisikokimia ekstrak agar sesuai standar yang berlaku.
Kata kunci: Daun terubuk, fermentasi, ekstrak etanol, standarisasi, antioksidan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:14 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:14 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5499 |
