Ardianti, Riana (2025) Perbandingan Uji Daya Hambat Ekstra Daun Pepaya (carica papaya L) Terhadap Bakteri Bacillus subtilis dan salmonellatyphi. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 File Judul_250039_21416248201017_Riana Ardianti.pdf
Download (537kB)
2 File Abstrak_250039_21416248201017_Riana Ardianti.pdf
Download (215kB)
3 File Daftar Isi_250039_21416248201017_Riana Ardianti.pdf
Download (240kB)
4 BAB_I_250039_21416248201017_Riana Ardianti.pdf
Download (222kB)
5 BAB_II_250039_21416248201017_Riana Ardianti.pdf
Restricted to Registered users only
Download (498kB)
6 BAB_III_250039_21416248201017_Riana Ardianti.pdf
Download (588kB)
7 BAB_IV_250039_21416248201017_Riana Ardianti.pdf
Restricted to Registered users only
Download (767kB)
8 BAB_V_250039_21416248201017_Riana Ardianti.pdf
Download (212kB)
9 Daftar Pustaka_250039_21416248201017_Riana Ardianti.pdf
Download (439kB)
10 Lampiran_250039_21416248201017_Riana Ardianti.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
11 Artikel_250039_21416248201017_Riana Ardianti.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
Penyakit infeksi akibat bakteri masih terus menjadi tantangan besar di dalam dunia kesehatan, termasuk di Indonesia. Salah satu bakteri penyebab infeksi saluran percernaan yaitu Bacillus subtilis dan Salmonella typhi. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional menimbulkan resistensi, sehingga diperlukan pengobatan alternatif, salah satunya yaitu daun pepaya (Carica papaya L.) yang mengandung senyawa antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak daun pepaya terhadap Bacillus subtilis dan Salmonella typhi serta membandingkan zona hambat yang dihasilkan. Metode penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan desain pendekatan eksperimental menggunakan metode difusi sumuran dengan variasi konsentrasi 3,125% hingga 100%, kontrol positifnya eritromisin dan kontrol negatif DMSO 10%. Hasil uji menunjukkan bahwa rata-rata diameter zona hambat pada Bacillus subtilis berkisar 3,78 mm hingga 11,98 mm, sedangkan pada Salmonella typhi berkisar 7,36 mm hingga 10,95 mm. Analisis ANOVA menunjukkan nilai sig > 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua bakteri. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ekstrak daun pepaya efektif menghambat pertumbuhan Bacillus subtilis dan Salmonella typhi dengan tingkat penghambatan yang bervariasi.
Kata Kunci: Antibakteri, Bacillus subtilis, Daun Pepaya, Salmonella typhi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:11 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:11 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5492 |
