Mangunsong, Dhavid Twua (2025) Uji Hepatoprotektif Fraksi n-Heksana Kulit Batang Jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels) yang Ditinjau Dari AST, ALT, dan Albumin. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 Judul_250019_21416248201085_Dhavid Twua Mangunsong.pdf
Download (393kB)
2 Abstrak_250019_21416248201085_Dhavid Twua Mangunsong.pdf
Download (218kB)
3 Daftar Isi_250019_21416248201085_Dhavid Twua Mangunsong.pdf
Download (341kB)
4 BAB 1_250019_21416248201085_Dhavid Twua Mangunsong.pdf
Download (231kB)
5 BAB 2_250019_21416248201085_Dhavid Twua Mangunsong.pdf
Restricted to Registered users only
Download (488kB)
6 BAB 3_250019_21416248201085_Dhavid Twua Mangunsong.pdf
Download (558kB)
7 BAB 4_250019_21416248201085_Dhavid Twua Mangunsong.pdf
Restricted to Registered users only
Download (611kB)
8 BAB 5_250019_21416248201085_Dhavid Twua Mangunsong.pdf
Download (220kB)
9 Daftar Pustaka_250019_21416248201085_Dhavid Twua Mangunsong.pdf
Download (373kB)
10 Lampiran_250019_21416248201085_Dhavid Twua Mangunsong.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
11 Artikel_250019_21416248201085_Dhavid Twua Mangunsong.pdf
Restricted to Registered users only
Download (283kB)
Abstract
Hati berperan penting dalam metabolisme dan detoksifikasi zat berbahaya dalam tubuh. Salah satu obat yang dapat menyebabkan kerusakan hati jika digunakan secara berlebihan adalah parasetamol. Kerusakan hati akibat parasetamol ditandai dengan peningkatan kadar enzim AST (aspartate aminotransferase) dan ALT (alanine aminotransferase) serta penurunan kadar albumin dalam darah. Kulit batang jamblang (Syzygium cumini (L.) mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan triterpenoid yang bersifat antioksidan yang berpotensi memiliki efek hepatoprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek fraksi n-heksan kulit batang jamblang terhadap parameter fungsi hati pada tikus putih jantan galur Wistar yang diinduksi dengan parasetamol, serta menentukan dosis yang paling efektif. Penelitian ini menggunakan 20 ekor tikus yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif (silymarin 50 mg/kgBB), serta tiga kelompok uji yang diberi fraksi n-heksan dengan dosis bertingkat (50, 100, dan 200 mg/KgBB). Perlakuan diberikan selama 21 hari, sedangkan parasetamol diberikan mulai hari ke-15 hingga ke-21. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar AST dan ALT berpengaruh signifikan pada fraksi n-heksan kulit batang jamblang dosis 50 mg/KgBB dengan nilai p value AST (<0,0001) dan ALT (0,0002), sedangkan kadar Albumin berpengaruh signifikan pada fraksi n-heksan kulit batang jamblang dosis 200 mg/KgBB dengan nilai p value (0,0411) dengan masing-masing dibandingkan dengan control negatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa fraksi n-heksan kulit batang jamblang (Sygyzium cumini (L.) Skeels) memiliki potensi sebagai hepaprotektif terutama pada dosis 50 mg/KgBB.
Kata Kunci: Hepatoprotektif, Jamblang (Syzygium cumini), AST, ALT, Albumin
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 07:27 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 07:27 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5466 |
