Ilham, Ramdani Nur (2025) Cost Effectiveness Analysis Penggunaan Antibiotik Ceftriaxone Dengan Cefoperazone Pada Pasien Bedah Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Karawang. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 COVER_250016_21416248201062_Ramdani Nur Ilham.pdf
Download (264kB)
2 ABSTRAK_250016_21416248201062_Ramdani Nur Ilham.pdf
Download (131kB)
3 DAFTAR ISI_250016_21416248201062_Ramdani Nur Ilham.pdf
Download (60kB)
4 BAB I_250016_21416248201062_Ramdani Nur Ilham.pdf
Download (133kB)
5 BAB II_250016_21416248201062_Ramdani Nur Ilham.pdf
Restricted to Registered users only
Download (456kB)
6 BAB III_250016_21416248201062_Ramdani Nur Ilham.pdf
Download (203kB)
7 BAB IV_250016_21416248201062_Ramdani Nur Ilham.pdf
Restricted to Registered users only
Download (328kB)
8 BAB V_250016_21416248201062_Ramdani Nur Ilham.pdf
Download (221kB)
9 DAFTAR PUSTAKA_250016_21416248201062_Ramdani Nur Ilham.pdf
Download (342kB)
10 LAMPIRAN_250016_21416248201062_Ramdani Nur Ilham.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11 ARTIKEL_250016_21416248201062_Ramdani Nur Ilham.pdf
Restricted to Registered users only
Download (869kB)
Abstract
Infeksi bakteri merupakan salah satu komplikasi yang kerap terjadi pada pasien yang menjalani tindakan bedah, penggunaan obat terapi antibiotik ceftriaxone dan cefoperazone merupakan lini pertama untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER) dari penggunaan antibiotik ceftriaxone dan cefoperazone, serta menentukan terapi yang paling cost effective pada pasien bedah rawat inap di Rumah Sakit Islam Karawang. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional, menggunakan data rekam medis secara retrospektif dari Oktober hingga Desember 2024. Analisis dilakukan dari perspektif rumah sakit dengan fokus pada biaya medis langsung, sedangkan efektivitas diukur dari lama rawat inap pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ceftriaxone 1g + cefixime syrup 100mg/5ml merupakan terapi paling cost effective dengan nilai ACER Rp23.183 per hari. ICER menunjukkan bahwa peningkatan biaya pada alternatif terapi lain seperti cefixime 100mg dan 200mg per oral, meski lebih mahal, memberikan efektivitas penyembuhan yang lebih baik. Hasil ini dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan penggunaan antibiotik yang efisien dan efektif di rumah sakit.
Kata Kunci: cost effectiveness, ACER, ICER, antibiotik, pasien bedah
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 07:26 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 07:26 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5463 |
