Mulyana, Arul Syahrian (2025) Analisis Efisiensi Bahan Bakar Melalui Penambahan Minyak Sirih Alami dan Pengaruhnya Terhadap Unjuk Kerja Mesin Motor 4 Tak. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. File Judul_250007_21416221201045_Arul Syahrian Mulyana.pdf
Download (1MB)
2. File Abstrak_250007_21416221201045_Arul Syahrian Mulyana.pdf
Download (694kB)
3. Daftar Isi_250007_21416221201045_Arul Syahrian Mulyana.pdf
Download (512kB)
4. BAB_I_250007_21416221201045_Arul Syahrian Mulyana.pdf
Download (433kB)
5. BAB_II_250007_21416221201045_Arul Syahrian Mulyana.pdf
Restricted to Registered users only
Download (623kB)
6. BAB_III_250007_21416221201045_Arul Syahrian Mulyana.pdf
Download (495kB)
7. BAB_IV_250007_21416221201045_Arul Syahrian Mulyana.pdf
Restricted to Registered users only
Download (932kB)
8. BAB_V_250007_21416221201045_Arul Syahrian Mulyana.pdf
Download (392kB)
9. Daftar Pustaka_250007_21416221201045_Arul Syahrian Mulyana.pdf
Download (508kB)
10. Artikel_250007_21416221201045_Arul Syahrian Mulyana.pdf
Restricted to Registered users only
Download (802kB)
11. Lampiran_250007_21416221201045_Arul Syahrian Mulyana.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Minyak sirih memiliki potensi sebagai zat aditif bahan bakar karena kandungan eugenolnya yang tinggi, yang berfungsi sebagai oksigenator alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik, struktur kimia, dan efek minyak sirih pada efisiensi pembakaran serta emisi gas buang kendaraan bermotor. Pengujian sifat fisik menunjukkan minyak sirih memiliki warna kuning kecoklatan, densitas 0,854 g/ml, viskositas 4,44 mPa.s, specific gravity 0,854, dan boiling point 189°C, dengan kesalahan relatif kurang dari 10% dibandingkan penelitian terdahulu, menunjukkan validitas hasil ekstraksi. Hasil uji FTIR mengonfirmasi adanya gugus fenolik (O-H), alkana (C-C), karbonil (C=O), dan alkena (C-H), yang mendukung peran eugenol dalam meningkatkan pembakaran. Pengujian emisi menunjukkan penurunan signifikan pada HC dan CO untuk bahan bakar RON 95 setelah penambahan 1% minyak sirih, masing-masing sebesar 68,58% dan 93,24%. Selain itu, pengujian dyno test menunjukkan peningkatan daya sebesar 2,65 HP dan torsi sebesar 0,16 N.m. Analisis Air-Fuel Ratio (AFR) mengindikasikan bahwa campuran minyak sirih meningkatkan efisiensi pembakaran dengan menurunkan nilai AFR pada putaran mesin tinggi, mendekati rasio stoikiometrik. Hasil ini menunjukkan bahwa minyak sirih memiliki potensi sebagai aditif bahan bakar untuk mengurangi emisi gas buang dan meningkatkan efisiensi mesin.
Kata Kunci: Zat aditif, minyak sirih, dynotest.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan Perpustakaan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 07:55 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 07:55 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5371 |
