Prakoso, Kuku Dwi (2025) Identifikasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Metode HIRADC Pada Area Mesi Bioler Di PT. Primus Sanus Oil Industrial. Diploma thesis, UBP Karawang.
1. File Judul_250107_18416226201180_Kuku Dwi Prakoso.pdf
Download (488kB)
2. File Abstrak_250107_18416226201180_Kuku Dwi Prakoso.pdf
Download (94kB)
3. Daftar Isi_250107_18416226201180_Kuku Dwi Prakoso.pdf
Download (138kB)
4. BAB I_250107_18416226201180_Kuku Dwi Prakoso.pdf
Download (165kB)
5. BAB II_250107_18416226201180_Kuku Dwi Prakoso.pdf
Restricted to Registered users only
Download (850kB)
6. BAB III_250107_18416226201180_Kuku Dwi Prakoso.pdf
Download (290kB)
7. BAB IV_250107_18416226201180_Kuku Dwi Prakoso.pdf
Restricted to Registered users only
Download (996kB)
8. BAB V_250107_18416226201180_Kuku Dwi Prakoso.pdf
Download (97kB)
9. Daftar Pustaka_250107_18416226201180_Kuku Dwi Prakoso.pdf
Download (168kB)
10. Lampiran_250107_18416226201180_Kuku Dwi Prakoso.pdf
Restricted to Registered users only
Download (570kB)
11. Artikel_250107_18416226201180_Kuku Dwi Prakoso.pdf
Restricted to Registered users only
Download (698kB)
Abstract
PT. Primus Sanus Cooking Oil Industrial (Priscolin) merupakan perusahaan pengolahan minyak goreng yang menggunakan mesin boiler sebagai sumber energi panas utama dalam proses produksinya. Aktivitas di area mesin boiler memiliki potensi bahaya tinggi seperti suhu ekstrem, tekanan uap, dan paparan bahan kimia yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan langkah pengendalian menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung di area kerja, wawancara dengan operator, dan pengumpulan data kecelakaan kerja periode September 2024 – Februari 2025. Analisis dilakukan dengan memetakan setiap tahapan aktivitas mesin boiler, kemudian menilai risiko berdasarkan tingkat kemungkinan dan keparahan dampak, serta menentukan strategi pengendalian sesuai hierarki pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya tertinggi terdapat pada tahap pemeriksaan awal mesin, pengisian bahan bakar, dan pemanasan awal. Faktor utama penyebab risiko meliputi kurangnya kepatuhan terhadap prosedur kerja, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tidak konsisten, serta lemahnya pengawasan keselamatan. Penerapan metode HIRADC terbukti efektif dalam mengidentifikasi bahaya secara sistematis dan menyusun prioritas tindakan pengendalian. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi penerapan SOP secara ketat, peningkatan pelatihan K3, inspeksi rutin peralatan, serta pengawasan berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.
Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), HIRADC, Boiler, Identifikasi Bahaya, Pengendalian Risiko
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 02:15 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 02:15 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5358 |
