Putra, Briansyah Sanusi (2025) Penerapan Lean Manufacturing Untuk Mengidentifikasi Pemborosan ( Waste ) Pada Divisi Produksi Menggunakan Value Strem Mapping (VSM) dI PT LRS ( Len Railway Systems ). Diploma thesis, UBP Karawang.
1. File Judul_250098_21416226201104_Briansyah Sanusi Putra.pdf
Download (145kB)
2. File Abstrak_250098_21416226201104_Briansyah Sanusi Putra.pdf
Download (70kB)
3. Daftar Isi_250098_21416226201104_Briansyah Sanusi Putra.pdf
Download (120kB)
4. BAB I_250098_21416226201104_Briansyah Sanusi Putra.pdf
Download (206kB)
5. BAB II_250098_21416226201104_Briansyah Sanusi Putra.pdf
Restricted to Registered users only
Download (252kB)
6. BAB III_250098_21416226201104_Briansyah Sanusi Putra.pdf
Download (209kB)
7. BAB IV_250098_21416226201104_Briansyah Sanusi Putra.pdf
Restricted to Registered users only
Download (853kB)
8. BAB V_250098_21416226201104_Briansyah Sanusi Putra.pdf
Download (42kB)
9. DAFTAR PUSTAKA_250098_21416226201104_Briansyah Sanusi Putra.pdf
Download (189kB)
10. Lampiran_250098_21416226201104_Briansyah Sanusi Putra.pdf
Restricted to Registered users only
Download (882kB)
11. Artikel_250098_21416226201104_Briansyah Sanusi Putra.pdf
Restricted to Registered users only
Download (829kB)
Abstract
PT Len Railway Systems (LRS) merupakan salah satu unit produksi PT Len Industri (Persero) yang bergerak dalam manufaktur sistem pertahanan dan transportasi. Pada proses produksi octopack, perusahaan menghadapi permasalahan berupa ketidakseimbangan beban kerja dan belum tercapainya target produksi, yaitu hanya 20 unit dari target 24 unit dalam satu periode 24 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis waste yang dominan, menganalisis factor-faktor penyebab waste, serta memberikan usulan perbaikan melalui pendekatan lean manufacturing. Metode yang digunakan adalah Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan alur proses produksi, Process Activity Mapping (PAM) untuk mengklasifikasikan aktivitas bernilai tambah (Value Added) dan tidak bernilai tambah (Non-Value Added), serta Fishbone Diagram untuk menemukan akar penyebab terjadinya pemborosan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste yang paling dominan adalah inappropriate processing berupa aktivitas berulang yang tidak memberikan nilai tambah, sedangkan faktor utama penyebab pemborosan berasal dari aspek manusia (rendahnya kepatuhan SOP dan keterampilan terbatas), aspek metode (prosedur manual dan alur kerja kurang tepat), serta aspek mesin (pemeliharaan belum optimal). Usulan perbaikan dengan Future State VSM dan pembaruan SOP mampu menurunkan total waktu produksi dari 10,28 jam menjadi 7,54 jam, sehingga meningkatkan efisiensi sebesar 26,65%. Dengan demikian, penerapan Lean Manufacturing berbasis VSM terbukti efektif untuk mengurangi pemborosan sekaligus meningkatkan produktivitas perusahaan.
Kata Kunci: Lean Manufacturing, Value Stream Mapping, Waste, Efisiensi Produksi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 02:08 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 02:08 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/5324 |
