Shafira, Rifka Adya (2024) Uji Aktivitas Antioksidan Cuka Kulit Buah Naga Merah (Selenicereus monacanthus (Lem.) D.R.Hunt). Diploma thesis, UBP Karawang.
File Judul_240025_20416248201089_Rifka Adya Shafira.pdf
Download (1MB)
File Abstrak_240025_20416248201089_Rifka Adya Shafira.pdf
Download (748kB)
Daftar Isi_240025_20416248201089_Rifka Adya Shafira.pdf
Download (716kB)
BAB_I_240025_20416248201089_Rifka Adya Shafira.pdf
Download (324kB)
BAB_II_240025_20416248201089_Rifka Adya Shafira.pdf
Restricted to Registered users only
Download (620kB)
BAB_III_240025_20416248201089_Rifka Adya Shafira.pdf
Download (588kB)
BAB_IV_240025_20416248201089_Rifka Adya Shafira.pdf
Restricted to Registered users only
Download (989kB)
BAB_V_240025_20416248201089_Rifka Adya Shafira.pdf
Download (217kB)
Daftar Pustaka_240025_20416248201089_Rifka Adya Shafira.pdf
Download (367kB)
Lampiran_240025_20416248201089_Rifka Adya Shafira.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Artikel_240025_20416248201089_Rifka Adya Shafira.pdf
Restricted to Registered users only
Download (970kB)
Abstract
Antioksidan dapat diperoleh secara sintetik maupun alami. Kulit buah naga merah termasuk kedalam salah satu antioksidan alami karena adanya kandungan zat antosianin. Namun kulit buah naga merah seringkali dibuang begitu saja sehingga pembuatan sediaan cuka dapat menjadi salah satu cara agar kulit buah naga merah dapat dimanfaatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan sari kulit dan cuka kulit buah naga merah serta mengetahui evaluasi sediaan cuka kulit buah naga merah. Metode yang digunakan yaitu RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 2 faktor, yaitu variasi lama fermentasi (7 dan 10 hari) serta variasi konsentrasi sari (F1 (50 mL), F2 (100 mL) dan F3 (150 mL)). Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode FRAP (Ferric Reducting Antioxidant Power). Hasil penelitian menunjukkan sari kulit buah naga merah memiliki nilai IC50 sebesar 193,78 µg/mL sedangkan pada sediaan cuka didapatkan nilai IC50 paling kuat pada F1 yang difermentasi selama 7 hari yaitu 16,39 µg/mL. Sediaan cuka memiliki warna pink sampai kecoklatan yang encer, bau kurang sedap, memiliki nilai pH dalam rentang 4,78-5,73; kadar alkohol dalam rentang 0,1%-0,3%; kadar asam asetat 1,37-2,67% serta kadar total gula pada rentang 0,99-1,08%. Hal ini menunjukkan bahwa sediaan cuka kulit buah naga merah memiliki potensi sebagai antioksidan.
Kata Kunci : Antioksidan, Cuka, Fermentasi, Kulit buah naga merah
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 20 Oct 2025 01:51 |
| Last Modified: | 20 Oct 2025 01:51 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/4442 |
