Dampak Norma Sosial, Budaya Lingkungan Dan Regulasi Lingkungan Terhadap Kinerja Sosial

Safitri, Aryanti Dewi (2026) Dampak Norma Sosial, Budaya Lingkungan Dan Regulasi Lingkungan Terhadap Kinerja Sosial. Bursa: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 5 (3). ISSN 2829-6397

[thumbnail of 1. File Judul_260059_22416262201027_Aryanti Dewi Safitri.pdf] Text
1. File Judul_260059_22416262201027_Aryanti Dewi Safitri.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of 3. Artikel Published_260059_22416262201027_Aryanti Dewi Safitri.pdf] Text
3. Artikel Published_260059_22416262201027_Aryanti Dewi Safitri.pdf
Restricted to Registered users only

Download (758kB)
[thumbnail of 4. Lampiran_260059_22416262201027_Aryanti Dewi Safitri.pdf] Text
4. Lampiran_260059_22416262201027_Aryanti Dewi Safitri.pdf
Restricted to Registered users only

Download (698kB)
[thumbnail of 2. Daftar Isi_260059_22416262201027_Aryanti Dewi Safitri.pdf] Text
2. Daftar Isi_260059_22416262201027_Aryanti Dewi Safitri.pdf

Download (71kB)

Abstract

UMKM batik di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki keterlekatan yang kuat dengan masyarakat lokal, pekerja, dan nilai budaya, tetapi aktivitas produksinya juga dapat menimbulkan tantangan sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya memahami faktor-faktor yang membentuk kinerja sosial UMKM batik dalam menjalankan aktivitas usahanya. Penelitian ini menganalisis pengaruh norma sosial, budaya lingkungan, dan regulasi lingkungan terhadap kinerja sosial UMKM batik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan menggunakan Social Embeddedness Theory, penelitian ini mengkaji bagaimana konteks sosial dan institusional membentuk kinerja sosial UMKM batik. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 UMKM batik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma sosial dan budaya lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sosial, sedangkan regulasi lingkungan tidak berpengaruh signifikan. Nilai R² sebesar 0,469 menunjukkan bahwa model menjelaskan 46,9% variasi kinerja sosial, sementara faktor lain di luar model juga dapat berkontribusi. Dengan mengintegrasikan faktor sosial, budaya, dan institusional formal dalam satu kerangka. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman mengenai bagaimana keterlekatan kontekstual membentuk kinerja sosial UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai sosial dan lingkungan dapat melengkapi peran regulasi lingkungan formal dalam mendukung kinerja sosial UMKM batik.

Keywords: Budaya Lingkungan, Keberlanjutan UMKM, Kinerja Sosial, Norma Sosial, Regulasi Lingkungan

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Management
Depositing User: Pustakawan UBP Karawang
Date Deposited: 03 Nov 2026 01:14
Last Modified: 03 Nov 2026 01:14
URI: http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/6748

Actions (login required)

View Item
View Item