Analisis Penerapan SAK EMKM Sebagai Dasar Penentuan Kewajiban Pajak Pada UMKM Bolu Ketan Cisadane Kab. Karawang

Addawiyyah, Nazia Nurul Zahra (2026) Analisis Penerapan SAK EMKM Sebagai Dasar Penentuan Kewajiban Pajak Pada UMKM Bolu Ketan Cisadane Kab. Karawang. MANDIRI: JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN, 5 (1). ISSN 2829-9329

[thumbnail of 1. JUDUL_260008_22416262201115_Nazia Nurul Zahra Addawiyyah.pdf] Text
1. JUDUL_260008_22416262201115_Nazia Nurul Zahra Addawiyyah.pdf

Download (332kB)
[thumbnail of 2. DAFTAR ISI_260008_22416262201115_Nazia Nurul Zahra Addawiyyah.pdf] Text
2. DAFTAR ISI_260008_22416262201115_Nazia Nurul Zahra Addawiyyah.pdf

Download (31kB)
[thumbnail of 3. ARTIKEL_260008_22416262201115_Nazia Nurul Zahra Addawiyyah.pdf] Text
3. ARTIKEL_260008_22416262201115_Nazia Nurul Zahra Addawiyyah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (367kB)
[thumbnail of 4. LAMPIRAN_260008_22416262201115_Nazia Nurul Zahra Addawiyyah.pdf] Text
4. LAMPIRAN_260008_22416262201115_Nazia Nurul Zahra Addawiyyah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (389kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UMKM Bolu Ketan Cisadane sebagai dasar penentuan kewajiban pajak. Penelitian ini penting karena penerapan SAK EMKM dapat mendukung penyusunan laporan keuangan yang lebih akuntabel serta meningkatkan ketepatan dan kepatuhan perpajakan UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengandesain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAK EMKM belum optimal karena pencatatan keuangan masih sederhana dan terbatas pada kas masuk dan keluar, sehingga belum menghasilkan laporan keuangan sesuai standar. Pemilik usaha juga masih memiliki keterbatasan pemahaman terkait akuntansi dan perpajakan serta belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha secara jelas. Kondisi ini menyebabkan penentuan kewajiban pajak masih didasarkan pada omzet dan belum menggunakan laporan keuangan yang terstruktur. Penelitian menyimpulkan bahwa keterbatasan pengetahuan, sumber daya manusia, dan minimnya pendampingan menjadi faktor utama rendahnya penerapan SAK EMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai kesiapan UMKM dalam menerapkan SAK EMKM serta implikasinya terhadap ketepatan dan kepatuhan perpajakan.

Keywords: Penerapan, SAK EMKM, Laporan Keuangan, Kewajiban Pajak, Kepatuhan Pajak

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Management
Depositing User: Pustakawan UBP Karawang
Date Deposited: 27 Oct 2026 06:18
Last Modified: 27 Oct 2026 06:18
URI: http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/6607

Actions (login required)

View Item
View Item