PENINGKATAN EFISIENSI TERMAL BOILER MENGGUNAKAN HEAT EXCHANGER TANK: STUDI KASUS DI SEBUAH INDUSTRI KERTAS DAN KEMASAN DI KARAWANG

Muttaqin, Robby Prayoga (2026) PENINGKATAN EFISIENSI TERMAL BOILER MENGGUNAKAN HEAT EXCHANGER TANK: STUDI KASUS DI SEBUAH INDUSTRI KERTAS DAN KEMASAN DI KARAWANG. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin, 10 (9). ISSN 2110-2149

[thumbnail of 1. File Judul_250031_18416226201320_Robby Prayoga Muttaqin.pdf] Text
1. File Judul_250031_18416226201320_Robby Prayoga Muttaqin.pdf

Download (294kB)
[thumbnail of 2. DAFTAR ISI_250031_18416226201320_Robby Prayoga Muttaqin.pdf] Text
2. DAFTAR ISI_250031_18416226201320_Robby Prayoga Muttaqin.pdf

Download (219kB)
[thumbnail of 3. Artikel_250031_18416226201320_Robby Prayoga Muttaqin.pdf] Text
3. Artikel_250031_18416226201320_Robby Prayoga Muttaqin.pdf
Restricted to Registered users only

Download (641kB)
[thumbnail of 4. LAMPIRAN_250031_18416226201320_Robby Prayoga Muttaqin.pdf] Text
4. LAMPIRAN_250031_18416226201320_Robby Prayoga Muttaqin.pdf
Restricted to Registered users only

Download (777kB)

Abstract

Penggunaan konsumsi energi di sektor industri terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi, dengan boiler sebagai salah satu sistem termal utama yang menyumbang sebagian besar kebutuhan energi. Namun, efisiensi termal boiler konvensional masih rendah akibat panas terbuang yang tidak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi termal boiler melalui penerapan sistem Heat Exchanger Tank (HET) pada industri kertas dan kemasan di Karawang. Permasalahan yang diangkat adalah tingginya konsumsi batubara yang melebihi target efisiensi, disebabkan oleh rendahnya suhu air softener yang masuk ke feed water tank, yaitu hanya 35–40°C. Metode yang digunakan adalah penelitian terapan dengan pendekatan studi kasus eksperimental dan analisis kuantitatif. Intervensi dilakukan dengan memasang HET untuk memanfaatkan panas buangan sehingga suhu air meningkat menjadi 80–90°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi batubara menurun sebesar 6,27%, disertai dengan pengurangan limbah pembakaran (Fly Ash and Bottom Ash) sebesar 20%. Selain itu, penghematan biaya operasional mencapai Rp 301.073.863 per tahun, dengan nilai Return on Investment (ROI) sebesar 404% dan payback period hanya sekitar satu bulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan HET efektif dalam meningkatkan efisiensi energi, menurunkan emisi limbah, serta memberikan manfaat ekonomi yang signifikan. Temuan ini dapat dijadikan rujukan untuk implementasi strategi waste heat recovery pada sektor industri lain yang bergantung pada sistem boiler.

Kata Kunci: Boiler, Efisiensi Energi, Heat Exchanger, Industri Kertas, Waste Heat Recovery.

Item Type: Article
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Pustakawan UBP Karawang
Date Deposited: 07 Oct 2026 07:13
Last Modified: 07 Oct 2026 07:13
URI: http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/6436

Actions (login required)

View Item
View Item